Awas! Tiga Irigasi di Bandung Barat Rawan Jebol

MENINJAU : Bupati KBB, Abubakar saat meninjau longsor di Kecamatan Saguling, KBB, Kamis (13/10/2016)

MENINJAU : Bupati KBB, Abubakar saat meninjau longsor di Kecamatan Saguling, KBB, Kamis (13/10/2016)

POJOKBANDUNG.com – Tiga irigasi di Kabupaten Bandung Barat rawan terjadinya longsor di musim hujan ini. Ketiganya terdiri dari Irigasi Cidadap di Desa Gununghalu Kecamatan Gununghalu, Irigasi Pasir Angin di Desa Sumurbandung Kecamatan Cipatat, dan Irigasi Rajamandala di Desa Cipatat Kecamatan Cipatat.

Hal itu diungkapkan Kasie Operasi dan Pemeliharaan Irigasi Teknis pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bandung Barat, Ngadiman.

Menurut Ngadiman, ketiga irigasi besar tersebut kerap terjadi longsor di musim hujan beberapa tahun lalu. Sehingga, musim hujan kali ini perlu antisipasi khusus.

Baca Juga:

Proyek Drainase Molor, Banjir Mengancam Cimahi

Banjir Kembali Ancam Pasteur dan Pagarsih, Ini Kata Ridwan Kamil

“Tiga irigasi itu sering terjadi longsor apalagi mau menghadapi musim hujan. Makanya kami akan terus melakukan pengawasan di lapangan serta mempersiapkan penanganan darurat dengan menempatkan petugas dan karung sebagai penahan agar tidak longsor,” katanya.

Hal lainnya yang harus diperhatikan, kata dia, terkait penataan saluran air dan penjagaan petugas di pintu irigasi. Sebab, curah hujan tinggi yang biasa terjadi di bulan November dan Desember akan menimbulkan ketinggian air yang bisa mengakibatkan tanggul irigasi jebol.

“Petugas di pintu irigasi tentu disiapkan berjaga 24 jam sekaligus untuk mengatur pengeluaran air agar tidak jebol dan longsor,” ungkapnya.

Dia mencontohkan, irigasi Pasirangin di Kecamatan Cipatat masih dalam perbaikan. Irigasi ini rusak karena longsor 2016. Ditargetkan, perbaikan selesai akhir Oktober ini.

Rusaknya irigasi Pasirangin menyebabkan lahan pertanian seluas 521 hektare di Desa Kertamukti, Desa Sumurbandung, Desa Sarimukti, dan Desa Cipatat di Kecamatan Cipatat kurang pasokan air dan para petani mengalami gagal tanam.

Baca Juga:

Foto-Foto Banjir Pangandaran yang Beredar di Medsos Ini Hoax

Pangandaran Diterjang Banjir Bandang dan Longsor Dahsyat, Ini Foto-Fotonya

Lebih jauh dia menjelaskan, selain ketiga irigasi tersebut, ada sejumlah irigasi di perkotaan seperti di wilayah Ngamprah yang perlu diwaspadai.

Karena ketika hujan turun, air sering kali meluap dan mengakibatkan banjir yang mengganggu aktivitas warga.

“Irigasi yang berada di sekitar Ngamprah justru ancamannnya terjadi banjir,” pungkasnya.

(bie)

loading...

Feeds