Ribuan Pengemudi Go-jek, Grab, Uber Bersatu “Ontrog” Gedung Sate

Demo pengemudi online di kawasan Gedung Sate. Foto: Iman H/Pojokbandung

Demo pengemudi online di kawasan Gedung Sate. Foto: Iman H/Pojokbandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ribuan massa dari gabungan pengemudi ojek online berunjukrasa di depan pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat, Gedung Sate, Bandung, Jalan Diponegoro, Senin (16/10/2017).

Pantauan Pojokbandung.com, massa yang merupakan pengemudi Go-jek, Grab, dan Uber mulai berdatangan sejak pukul 09.00 WIB. Salah satu titik kumpul aksi terdapat di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Jalan Dipatiukur.

Baca Juga:

Gara-gara Ini, Pelaku Jasa Transportasi Online di Bandung Cemburu ke Sopir Angkot

Ojek Online Stop Beroperasi, Pengusaha Kuliner di Cimahi Ikut Merugi

Dari monumen yang kerap disebut Monju itu, massa melakukan longmarch ke Gedung Sate yang jaraknya kurang lebih satu kilometer. Longmarc tersebut tampak mengular antara Monju, Gasibu, hingga Gedung Sate.

Massa memakai atribut ojek online, yakni hitam hijau (Go-jek dan Grab) dan hitam biru (Uber). Mereka berbaris di sebidang jalan sambil sesekali berteriak menyerukan semangat. “Hidup ojek online”, “Hidup Go-jek”, “Hidup Grab”, dan lain-lain.

Demo pengemudi online di kawasan Gedung Sate. Foto: Iman H/Pojokbandung

“Kami dari Go-jek dan Grab bersatu!” teriak salah seorang peseta unjuk rasa.

Aksi tersebut membuat Jalan Pasupati macet, baik dari arah Cicaheum maupun dari arah jalan layang Pasupati.

Baca Juga:

Gawat! Asosiasi Driver Online Jawa Barat Ancam Lakukan Demo Besar

ADO Jabar Desak Dishub Cabut Larangan Operasi Transportasi Online

Sementara di depan Gedung Sate, perwakilan massa melakukan orasi yang berisi tuntutan mencabut imbauan tentang larangan beroperasi transportasi online di wilayah Jawa Barat.

Hingga berita ini diturunkan, massa masih bertahan. Perwakilan massa berusaha audiensi dengan Pemprov Jabar.

(men/pojokbandung)

loading...

Feeds