Pemuda yang Baku Hantam dengan Prajurit TNI Bukan Anak Jenderal

POJOKBANDUNG.com- Bimantoro, pemuda 26 tahun yang memukul anggota TNI AL Lettu Laut Satrio Fitriandi di Rawamangun, Jakarta, meminta maaf atas perilakunya.

Permintaan maaf itu ia sampaikan di depan awak media usai menjalani pemeriksaan di Polres Jakarta Timur, Jumat (13/10) malam.

BACA JUGA: Ini Video Anggota TNI Baku Hantam dengan Pengendara Mobil

Teranyar, terungkap warga Cempaka Sari, Jakarta Timur itu bukanlah anak seorang jenderal bintang dua sebagaimana kabar yang beredar.

Bimantoro hanyalah cucu pensiunan TNI AL dengan pangkat terakhir Mayor. Hal itu diklarifikasi Kadispen TNI AL Laksamana Pertama Gig Jonias Mozes Sipasulta.

“BS (Bimantoro) bukan anak perwira aktif, tapi cucu dokter Fx TH, purnawirawan dengan pangkat Mayor,” jelasnya.

Sementara, Satrio sendiri adalah juga anak purnawirawan perwira TNI AL. “Fitriandi perwira di Marinir Cilandak, putra Laksma TNI purnawirawan S,” ucapnya. Di depan awak media, Bimantoro mengaku khilaf.

Permintaan maaf Bimantoro itu ditujukan kepada anggota TNI AL Lettu Laut Satrio Fitriandi dan institusi TNI AL. “Saya turut meminta maaf untuk semua institusi TNI yang dirugikan spesialnya untuk TNI AL,” ucapnya.

“Bahwa saya sudah melakukan tindakan yang kurang berkenan untuk institusi tersebut,” lanjut pengendara mobil Mazda 2 nopol B 1599 PVH itu.

loading...

Feeds