Aduh, Kampanye Sehari Lepas Bra Malah Jadi Ajang Mesum

Ilustrasi (Pixabay.com)

Ilustrasi (Pixabay.com)

POJOKBANDUNG.com- KAMPANYE aksi Sehari Tanpa Kutang alias No Bra Day bertujuan meningkatkan kesadaran kaum hawa pentingnya kesehatan payudara mereka. Jangan sampai kanker payudara terdeteksi terlambat, dan angka harapan hidup semakin kecil.

Kampanye diklaim ini sangat baik sebagai simbol bagi kaum hawa mendukung perjuangan melawan kanker. Namun sejumlah warganet justru kesal dan mengungkapkan kritik mereka lewat media sosial.

Baca Juga: Jangan Ngeres! Ini 5 Fakta Penting di Balik Gerakan Sehari Lepas Bra

Dilansir dari Women’s Health, Sabtu (14/10), bulan Oktober adalah bulan Kesadaran Kanker Payudara dan perempuan ramai-ramai berbagi cerita pribadi mereka terkait kanker payudara.

Sayangnya, sebagai kampanye sosial, No Bra Day bagi sebagian orang justru menjadi ajang pamer atau mesum dengan menunjukkan payudara dari sisi sensualitas. Padahal ajang ini bertujuan sebagai sarana kampanye sosial dari sisi kesehatan.

Lebih dari 82 ribu perempuan telah mengunggah foto mereka di media sosial Twitter. Namun sayangnya, sisi seksual dari payudara yang seksi lebih menjadi sorotan daripada meningkatkan kesadaran kanker.

Sebanyak 82 ribu netizen itu banyak yang mengunggah foto berpose seksi daripada semangat perjuangan melawan kanker payudara.

Tahun ini, diprediksi ada 252.710 kasus baru kanker payudara yang terdiagnosis. Sebanyak 63.410 di antaranya akan berakibat fatal.

Data itu diungkapkan oleh American Cancer Society. Warganet kesal, kampanye itu membutuhkan foto seksi dengan mengumbar payudara, tetapi seharusnya memberikan informasi nyata soal deteksi dini gejala tak terduga dan apa yang harus dihindari saat menemukan benjolan pada payudara.

loading...

Feeds