Ojek Online Stop Beroperasi, Pengusaha Kuliner di Cimahi Ikut Merugi

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI- Kisruh angkutan online dengan angkutan konvensional menimbulkan dampak terhadap usaha yang juga berbasis online.

Para Pelaku Usaha Kecil Mikro (UKM) di Cimahi mengeluh, tidak beroperasinya angkutan online mengakibatkan pengiriman barang terhambat.

BACA JUGA:

Warganet Galang Petisi “Cabut Larangan Transportasi Online di Bandung”

Ini Pesan Mengerikan yang Beredar tentang Rencana Demo Besar-besaran Ojek Online di Bandung

“Saya kalau mengirim kue pesanan pakai ojek online. Ongkos kirimnya ditanggung pembeli. Semenjak ada kisruh saya kesulitan cari kurir. Katanya demi keselamatan driver gak mau ambil barang ke Cimahi,” ungkap Yuyun Kurniati, pemiliki usaha kuliner di Jalan Pojok Utara, Setiamanah, Cimahi.

Pemprov Jabar Tak Pernah Bekukan Taksi Online, Begini Penjelasannya

Ia berharap pemerintah dapat memberikan solusi terbaik. Ia mengaku usahanya sangat membutuhkan jasa ojek online sebagai jasa kurir. “Minta solusi dari pemerintah agar usaha kami tidak terkendala secara berlarut-larut,” harap dia.

Pelaku UKM bidang kuliner lainnya, Candra (25) mengakui, selama ini ia berjualan secara online. Jika tidak ada jasa angkutan online, ia mengaku usahanya terganggu. “Saya sangat terbantu dengan angkutan online. Dengan bantuan mereka saya kirim makanan, dan saya bisa kerjakan pesanan lainnya,” katanya.

Ia menyebutkan, dari sisi tarif ojek online sangat terjangkau dan tak memberatkan konsumen dan lebih efektif. “Kami sangat bergantung pada jasa kurir dalam pengiriman makanan. Kalau dipaketkan nanti makanannya basi. Kita kan usahanya online,” tuturnya.

Terpisah, Sekretaris Daerah Kota Cimahi M. Yani mengatakan, pihaknya menunggu regulasi pemerintah pusat.

“Angkutan online mobilitasnya tidak terbatas Cimahi saja, sehingga tidak bisa memutuskan sendiri. Dalam hal ini acuan Cimahi berdasarkan kebijakan Pemprov Jabar,” terangnya.

“Persoalan yang ada mestinya dibahas dalam forum, sehingga menghasilkan solusi bersama, sehingga tidak ada yang dirugikan,” sarannya.

(gat)

loading...

Feeds