Setelah Bertemu PSSI, 15 Klub Liga 1 yang Ancam Mogok Akhirnya….

Ilustrasi sepak bola

Ilustrasi sepak bola

POJOKBANDUNG.com – PT LIB (Liga Indonesia Baru) mengundang manajemen 15 klub Liga 1 yang sebelumnya berniat mogok kompetisi di pekan ke-29 mendatang.

Ternyata, ancaman mayoritas klub kasta tertinggi kompetisi tanah air itu tidak terjadi. Usai pertemuan tertutup tiga jam dengan PT LIB (Liga Indonesia Baru) dan PSSI di Hotel Sultan, Senayan-Jakarta, Selasa (10/9/2017).

Baca Juga:

15 Klub Liga 1 Ancam Mogok Berkompetisi, Ini Kata Persib

Inilah Alasan 15 Klub Liga 1 2017 Ancam Mogok Berkompetisi

Para dedengkot dari 15 klub yang pada awal pekan lalu menyampaikan kritik keras kepada operator dan mengancam mogok berkompetisi tersebut, kompak tidak memberikan komentar apa pun ke media.

“Jangan saya, jangan saya,” kata Gede Widiade, juru bicara Forum Komunikasi Klub Profesional Indonesia atau forum dari 15 klub, saat dihadang oleh awak media di depan pintu pertemuan.

“Kalau saya ditanya soal Persija Jakarta, saya mau menjawab, tapi kalau soal pertemuan tadi, jangan berharap saya mau jawab,” tegasnya.

Klub yang sempat mengancam mogok kompetisi tersebut, adalah Arema FC, Persela Lamongan, Gresik United, Sriwijaya FC, Madura United, Persipura Jayapura;

Lalu, Perseru Serui, Borneo FC, Barito Putera, Mitra Kukar, Persija Jakarta, Semen Padang, PSM Makassar, Persiba Balikpapan dan Bhayangkara FC.

Rencana mogok itu karena mereka menilai operator tidak transparan.

Sementara 3 klub yang belum bergabung adalah PS TNI, Persib Bandung dan Bali United. Dari total 18 klub pesert Liga 1, hanya Perseru yang absen.

Baca Juga:

15 Klub Ancam Mogok Berkompetisi, Begini Jawaban Tegas PT LIB

15 Klub Ancam Boikot Liga 1, Tuding PT Liga Anak Emaskan Persib Bandung

Manajer Bhayangkara FC yang keluar belakangan juga memutuskan untuk tidak banyak komentar.

“Intinya semua masalah sudah selesai dan kompetisi berjalan lagi seperti biasanya. Saya masih baru di sepak bola, jadi tidak bisa memberikan komentar,” ujar dia.

Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi yang juga ikut dalam pertemuan tersebut, menyatakan bahwa ketegangan yang terjadi antara mayoritas klub dan operator tersebut, karena hanya ada masalah komunikasi saja.

“Memang ada kesalahpahaman, tapi sudah clear. Mereka yang katanya mau mogok itu juga tadi tidak mengaku mau mogok,” kata Edy.

(ben/jpg/sdf)

loading...

Feeds