BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Kecelakaan Kerja Rp328 Juta

Penyerahan santunan oleh BPJS Ketenagakerjaan Bandung Lodaya

Penyerahan santunan oleh BPJS Ketenagakerjaan Bandung Lodaya

POJOKBADUNG.com, BANDUNG – Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bandung Lodaya, Dody Latpurianto menyerahkan santunan kecelakaan kerja sebesar Rp328 juta kepada Tanti Yulianti.

Tanti Yulianti adalah istri (Alm) Muh Dida Garnida yang merupakan tenaga kerja dari PT Sinar Sosro. Almarhum meninggal dunia di rumah sakit pada Agustus 2017.

Santunan yang diterima ahli waris terdiri dari Jaminan Kecelakaan Kerja dan Kematian sebesar Rp283.800.000, Jaminan Hari Tua sebesar Rp44.059.940, dan Jaminan Pensiun Rp541.590, per bulan dengan total santunan sebesar Rp328.401.530.

Baca Juga:

Puskesmas di Kabupaten Bandung Bisa Layani Pasien Kecelakaan Kerja Peserta BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan Berpartisipasi dalam Ekspedisi NKRI 2017 Koridor Papua Bagian Selatan

Untuk diketahui, Muh Dida Garnida meninggal akibat kecelakaan saat bekerja. Almarhum meninggalkan seorang istri dan dua anak yang masih kecil.

“Kami atas nama BPJS Ketenagakerjaan mengucapkan turut berduka cita, semoga santunan ini dapat meringankan beban ibu dan keluarga untuk menjalani hidup ke depanya,” kata Dody Latpurianto.

Sementara Tanti Yulianti menyampaikan rasa terima kasihnya atas tunjangan tersebut.

“Kami mengucapakan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan karena dengan terdaftarnya almarhum di BPJS Ketenagakerjaan dapat mengurangi risiko finansial dan meringankan beban kami,” ungkap Tanti Yulianti.

Di saat yang sama, Kabid Pemasaran Bandung Lodaya Yanuar Wirandono menjelaskan, almarhum baru satu tahun mengikuti program Jaminan Pensiun BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga:

Menaker dan Dirut BPJS Ketenagakerjaan Memberikan Bantuan kepada Penyandang Disabilitas

BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan kepada Korban Kecelakaan Kerja

Namun demikian, ahli waris (istri) tetap berhak mendapatkan santunan berkala sebesar Rp541.590 hingga ahli waris meninggal dunia. Pensiun tersebut dapat diwariskan kepada dua orang anak hingga usia 23 tahun selagi belum bekerja dan belum menikah.

Untuk itu Yanuar Wirandono mengingatkan, program Jaminan Pensiun sangat besar manfaatnya bagi tenaga kerja maupun ahli waris untuk menyambung biaya ekonomi keluarga pasca tenaga kerja memasuki masa pensiun, dengan iuran yang tergolong rendah yaitu 2% dibayarkan pemberi kerjadan 1% dibayarkan tenaga kerja dari gaji perbulan.

“Untuk itu kami menghimbau kepada seluruh pimpinan/pemilik usaha agar segera mendaftarkan pekerjanya dalam dalam program Jaminan Pensiun,” katanya.

(mun)

loading...

Feeds