Anggaran Kunker DPRD Cimahi Bisa Dipotong, Hemat Rp 10 Miliar

Anggota DPRD

Anggota DPRD

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI- Ketua DPRD Kota Cimahi, Achmad Gunawan mengisyaratkan kegiatan kunjungan kerja (kunker) akan dipangkas mulai tahun 2018 sesuai instruksi Menteri Keuangan untuk efisiensi anggaran.

“Titik berat yang harus dipangkas yakni pada perjalanan kunker. Sehingga, pengurangan frekuensi kunker otomatis bisa mengurangi pengeluaran dan bisa hemat Rp 10 miliar,” katanya.

Ia mencontohkan, kunker untuk pembahasan Perda yang biasanya dilakukan dua kali ke daerah di luar Provinsi Jabar. Itu nanti bakal dikurangi jadi hanya sekali saja.

“Jadi sebagian kunker yang dilakukan ke daerah di Provinsi Jabar bisa ditekan pengeluarannya mulai dari transportasi maupun akomodasi. Apalagi kalau masih di wilayah Bandung Raya, sebaiknya tidak diberikan SPPD,” ungkapnya.

Achmad menambahkan, pemangkasan kunker harus disosialisasikan kepada anggotanya. “Harus setuju walaupun pasti ada yang komplain. Ya kita harus taat aturan, pegangannya itu saja. Diharapkan kunker dibatasi tidak mengurangi kualitas kinerja,” katanya.

Dengan adanya kegiatan kunjungan kerja yang dilaksanakan anggota DPRD, hal tersebut bisa berdampak pada pelayanan masyarakat.

Seperti yang terpantau di beberapa ruang kerja anggota DPRD, belum lama ini, tampak ruangan tak berpenghuni, hanya Setwan yang nampak aktif serta beberapa karyawan di lingkungan DPRD Cimahi.

Pengamat Politik dan Pemerintahan Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Cimahi, mengatakan, hal itu dapat menimbulkan dampak yang tidak baik terhadap pelayanan masyarakat.

“Akibatnya masyarakat yang ingin mengadu atau ingin melakukan audiensi terhambat,” kata Arlan.

loading...

Feeds