Polda Jabar Panggil Dedi Mulyadi

Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi (istimewa)

Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi (istimewa)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – POLDA Jawa Barat berencana memanggil Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi terkait laporan surat keputusan penetapan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur DPP Golkar yang diduga bodong.

Kasubdit II Ditreskrimsus Polda Jabar, AKBP Handrio menjelaskan, Ketua DPD Golkar Jawa Barat tersebut, baru sebatas untuk meminta keterangannya terkait penyebaran SK tersebut.

“Sejauh ini laporan surat penetapan itu masih berproses,” ucap Handrio, Senin (9/10/2017).

Baca Juga:

Pilgub Jabar 2018, Pengamat Sebut Dedi Mulyadi Hadapi Dilema

Golkar Sumedang Siap Usung Calon Selain Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar

Polda Jabar sudah mengirimkan surat panggilan yang dijadwalkan Senin 16 Oktober 2017 kepada pihak Dedi Mulyadi. Namun Polda Jabar sejauh ini belum menerima konfirmasi kehadiran Dedi Mulyadi.

“Tapi sampai sekarang belum ada konfirmasi dari beliau,” tambahnya.

Selain itu, Polda masih meminta keterangan sejumlah saksi atas kasus tersebut. Baru ada satu orang yang diperiksa yakni pelapor yang juga ketua biro hukum DPD Golkar Jabar Agus Sihombing.

“Kita masih perlu mendengar keterangan dari para saksi,” ujarnya.

Baca Juga:

Dedi Mulyadi ‘Digantung’ DPP, Loyalitas Kader ‘Mendua’ Golkar Diuji

Golkar Lagi Bikin Peta Politik Lewat Pasangan Ridwan Kamil-Daniel Mutaqien, tapi Cukup Beresiko

DPD Golkar Jabar melalui biro hukumnya melaporkan kasus penyebaran surat penetapan Ridwan Kamil sebagai bakal calon Gubernur Jabar ke Polda Jabar pada Senin (25/9/2017) lalu.

Belakangan diketahui, surat tanpa nomor, tanggal dan cap yang ditandatangani oleh Setya Novanto dan Idrus Marham itu diduga bodong. Laporan tersebut diterima Polda Jabar dengan nomor laporan LP B/871/IX/2017/JABAR.

(nda)

loading...

Feeds