Mau Liburan Kok Bawa Celurit, Ini Akibatnya

Pelajar Cianjur yang kedapatan membawa senjata tajam diamankan di Mapolres Cimahi. (Gatot Pudji)

Pelajar Cianjur yang kedapatan membawa senjata tajam diamankan di Mapolres Cimahi. (Gatot Pudji)

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI- 27 pelajar asal Cianjur gagal berlibur ke Pangandaran. Perjalanan mereka menuju ke tempat tujuan terhenti di wilayah Padalarang, Kab Bandung Barat.

Itu, karena mereka membawa perbekalan yang tidak lazim dibawa untuk berlibur. Sebelas di antara mereka kedapatan membawa senjata tajam,  seperti golok, celurit, dan parang.

Kepala Bagian Operasi (KBO) Satreskrim Polres Cimahi Iptu Wasiman mengatakan, meskipun siswa itu mengaku senjata tajam yang dibawa hanya sebagai alat untuk menjaga diri, namun pihaknya menegaskan, kasus tersebut akan didalami. Terlebih, sering terjadi di daerah lain ada terjadi tawuran antar sekolah.

“Sangat aneh kalau mereka mengaku mau berlibur tapi bawa senjata tajam. Itu terlepas dari pengakuannya, kasus ini akan kita dalami,” kata Wasiman, di Mapolres Cimahi, Selasa (10/10).

Para siswa tersebut lantas diamankan di Mapolres untuk dilakukan pemeriksaan terkait senjata tajam yang dibawa.

Wasiman melanjutkan, dari pengakuan siswa, mereka membawa senjata tajam dengan cara disembunyikan dibalik jaket yang digulung. Selain itu merekapun menyembunyikannya dengan cara diselipkan di antara pakaian yang dikenakannya.

“Awalnya kami curiga ada benda yang disembunyikan di balik jaket. Setelah dicek, ternyata mereka membawa senjata tajam,” ujarnya.

Meskipun mereka berkilah senjata itu hanya untuk jaga diri namun, polisi tidak percaya begitu saja. Sebab, apa yang dibawa oleh para siswa tersebut bisa membahayakan orang lain dan diri sendiri.

“Tentunya kami khawatir dengan adanya hal ini. Oleh karena itu kami cegah sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan. Mereka masih muda, masih bisa dibina kembali,” pungkasnya.

(gat)

loading...

Feeds