Hindari Ricuh, Angkutan Online di Bandung Stop Beroperasi 4 Hari

Ketua Posko Jabar, Feby Efriansyah

Ketua Posko Jabar, Feby Efriansyah

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Pengemudi Online Satu Komando (Posko) Jabar menyerukan kepada seluruh pengemudi angkutan berbasis online untuk menonaktifkan aplikasi taksi online-nya.

Langkah tersebut terpaksa harus dilakukan, mengingat kondisi yang tengah memanas terkait penentangan dari para pengemudi angkot konvensional terhadap taksi online.

BACA JUGA:

Sopir Angkot di Terminal Cicaheum Tetap Beroperasi, Ogah Ikut Mogok Massal

Alhamdulillah, Angkot Se-Jabar Batal Mogok Tiga Hari. tapi Ini Syaratnya….

“Saya tahu sendiri, dan langsung mengimbau kepada para pelaku taksi online untuk meredam dulu, offline. Karena dikhawatirkan ada pihak yang tidak bertanggung jawab,” tegas Ketua Posko Jabar, Feby Efriansyah, di Bandung, Selasa (10/10/2017).

Angkot Vs Taksi Online, Ini Imbauan Organda Jabar untuk Hindari Ricuh

Seruan offline ini, terangnya, sepenuhnya datang dari Posko sebagai perkumpulan para pengemudi taksi online. Perusahaan pengelola aplikasi angkutan online sendiri tidak memberi imbauan apapun kepada para pengemudi.

“Kalau ada (taksi yang online), itu (inisiatif) masing-masing karena pihak aplikasi tidak melarang untuk offline,” katanya.

Imbauan untuk offline tersebut, menurutnya diserukan Ssemalam 4 hari, atau sampai 13 Oktober, sesuai rencana aksi mogok massal angkot. Di tengah ketidakpastian ini, pihaknya berharap pemerintah segera mengeluarkan regulasi baru yang berpihak ke semua kalangan.

“Harapan kita, pemerintah bersama pihak regulator ini membuat suatu aturan yang pasti,” tegasnya.

Ia menambahkan, sampai sejauh ini situasi di wilayah Bandung raya masih sangat kondusif, tidak ada pertikaian antara pengemudi angkutan dengan angkutan online.

“Bandung raya kita masih kondusif tidak ada laporan, kalau ada hoax,” tandas Feby.

(atp/pojokbandung)

loading...

Feeds