Persaingan Pilgub Jabar Bakal Ketat, Semua Kandidat Tidak Perkasa

Beberapa tokoh yang kemungkinan maju di Pilgub Jabar 2018. (Kiri - Kanan ) Ridwan Kamil, Deddy Mizwar, Dede Yusuf

Beberapa tokoh yang kemungkinan maju di Pilgub Jabar 2018. (Kiri - Kanan ) Ridwan Kamil, Deddy Mizwar, Dede Yusuf

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Lingkaran Survei Indonesia (LSI Network Denny JA) merilis figur calon gubernur di Pilgub Jabar 2018 hingga saat ini belum ada yang kuat.

Sekalipun ada figur yang sudah mempunyai popularitas tinggi, tapi belum ada yang perkasa atawa sangat kuat.

“Maka Pilkada Jawa Barat 2018 akan diwarnai persaingan ketat. Seluruh figur yang potensial maju sebagai kandidat belum ada yang menjadi matahari tunggal, saya bilang,” ungkap Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI, Toto Izul Fatah, di Bandung, Sabtu (7/10/2017).

Bahkan, lanjut Toto, elektabilitas Ridwan Kamil yang sudah resmi diusung Partai NasDem juga belum cukup kuat karena masih berada di bawah 40 persen, masih berpeluang untuk disalip calon lain.

Baca Juga:

Nah, Ini Dia Peta Kekuatan Pilgub Jabar: dari Deddy Mizwar Hingga Ridwan Kamil

PAN Belum Bisa Memilih Deddy Mizwar atau Ridwan Kamil, Bima Arya Sebabnya

Namun, tingkat keterpilihan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi dan mantan wakil gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf mulai meroket.

Indikasi persaingan ketat itu tergambar dari elektabilitas seluruh figur yang potensial maju sebagai calon gubernur seperti Ridwan Kamil, Deddy Mizwar, Dedi Mulyadi, dan Dede Yusuf.

Semua kandidat masih mempunyai kendala sama, yakni belum adanya jaminan pengusungan dari partai politik.

“Termasuk Deddy Mizwar oleh PKS dan Ridwan Kamil oleh NasDem,” katanya.

Semua figur termasuk Ridwan Kamil yang menempati urutan teratas tingkat keterpilihan, masing-masing belum memiliki pemilih militan, yakni pemilih yang absolut, tidak akan lari ke figur lain meski diguncang oleh isu hebat apapun terhadap jagoannya.

Pemilih militan atau strong supporter semua figur masih di bawah angka 19 persen.

loading...

Feeds