Disebut Terima Jam Tangan Rp1,8 Miliar, Ini Pembelaan Setya Novanto

POJOKBANDUNG.com- PENGACARA Ketua DPR Setya Novanto Fredrich Yunadi, membantah kliennya menerima jam tangan mewah dari saksi kasus e-KTP Johannes Marliem.

Menurut dia, Novanto sudah memiliki jam tangan bermerk Richard Mille yang biasa dipakai sejak 2008 silam. “Itu sama sekali bukan (dari Johannes) Beliau itu tahun 2008 sudah punya (jam Richard Mille),” ujarnya saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (6/10).

Baca juga: Setya Novanto Terima Jam Tangan Rp 1,8 Miliar? Bisa Jadi Bukti Baru Nih

Fredrich berpandapat, pada 2008, jam tersebut tidak tergolong mahal dengan status Novanto sebagai pengusaha. Sebab, kala itu, dibeli dengan harga USD 70 ribu.

“Beliau pengusaha kan uang 70 ribu dollar nggak besar. Sekarang punya saya saja lebih mahal dari punya beliau. Beliau punya generasi pertama saya punya generasi ketiga,” jelas Yunadi.

Lagi pula kata dia, Novanto yang merupakan rekanannya itu sama sekali tidak mengenal Johannes. “Saya kenal beliau sudah lama. Saya tahu banget. Nggak bener itu. Secara pribadi beliau nggak kenal Marliem,” tegas mantan kuasa hukum Komjen Budi Gunawan itu.

Jikalau KPK tidak percaya, menurutnya bisa dicek langsung ke toko yang menjual jam tangan tersebut di Beverly Hills, Amerika Serikat.

“Mille kan punya sertifikatnya. Sertifikat seperti BPKB mobil. Suruh tanya saja sertifikatya ada nggak, tahun berapa beliau belinya,” pungkas Yunadi.

Seperti diwartakan, dalam gugatan yang diajukan pemerintah federal Minesotta kepada Marliem, penegak hukum di sana ingin menyita aset Marliem sebesar USD 12 juta yang mereka yakini didapatkan melalui skandal yang melibatkan pemerintah Indonesia.

loading...

Feeds