Bencana Longsor Ancam Kabupaten Bandung

ilustrasi longsor

ilustrasi longsor

POJOKBANDUNG.com – Longsor yang terjadi di Komplek Universitas Islam Bandung (Unisba), Desa Mandalamekar, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jumat (29/9/2017) lalu, menjadi peringatan akan bahaya pergerakan tanah.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Bandung meminta seluruh masyarakat wilayah dataran tinggi agar tetap siaga bencana longsor, mengingat saat ini curah hujan kembali meningkat.

Bupati Bandung, Dadang M Naser mengatakan Kabupaten Bandung menjadi wilayah yang didapuk menjadi salah satu daerah yang memiliki tingkat kerawanan bencana. Masyarakat diminta melek dengan kondisi alam tersebut.

‎”Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) didorong untuk siaga waspada terhadap bencana longsor di Kabupaten Bandung,” kata Dadang saat ditemui di Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Senin (2/10/2017).

Menurut Dadang, Pemkab Bandung melalui BPBD berjanji akan terus melakukan penanggulangan bencana dan meningkatkan kewaspadaan sekaligus akan dilakukan antisipasi serta pengecekan terhadap beberapa gejala yang terjadi setiap wilayah.

“‎Mendorong terus BPBD dan masyarakat agar tetap waspada,” kata Dadang.

Sementara Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Bandung, Nanang Witarsa mengatakan selain Kecamatan Cimenyan, longsor juga mengancam Rancabali, Kertasari, Ibun, Kutawaringin, Ciwidey, Pasirjambu dan Arjasari pun merupakan daerah rawan pergerakan tanah atau longsor.

loading...

Feeds