Pasar Ciwidey Rusak, Pedagang Gugat Pemda Bandung

Ilustrasi palu hakim.

Ilustrasi palu hakim.

POJOKBANDUNG.com – Tak mendapat kepastian hukum, pedagang Pasar Ciwidey di blok Cibeureum Desa Ciwidey Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung mengajukan gugatan kepada Pemda Bandung, Kamis (28/9/2017).

Pedagang Pasar Ciwidey menggugat Bupati Bandung lewat mekanisme gugatan class action di Pengadilan kelas 1A Bale Bandung dengan Nomor Perkara 54/pdt.g/2017/PN.Blb.

Salah satu dari empat penasehat hukum pedagang, Harry Haswidy mengatakan, para pedagang menempati Pasar Ciwidey sudah 15 tahun setelah direlokasi dari pasar lama di blok Pakemitan yang kini menjadi Taman Kota Ciwidey.

“Kepindahan mereka 15 tahun silam berdasarkan surat keputusan Bupati Bandung No.511.2/kep.376-diperppas/2002 dengan tujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan kesejahteraan para pedagang,” kata Harry di Soreang, Rabu (27/8/2017).

Hanya saja, kata dia, nasib pedagang hingga saat ini tidak mendapat kepastian hukum. Bahkan, infrastruktur pasar rusak mulai dari jalan menuju pasar.

Pemkab Bandung saat ini tidak melakukan pengelolaan pasar dan seolah-olah menghindar dari tanggung jawab, sehingga perasaan tertekan dan was-was menghantui para pedagang selama bertahun tahun.

“Padahal, para pedagang pasar Ciwidey dalam menempati kios di Pasar Ciwidey tidak gratis. Mereka membeli dengan harga yang cukup tinggi, meskipun katanya harga tersebut telah disubsidi oleh Pemerintah Kabupaten Bandung,” ujarnya.

Menurut Harry, sebagai konsumen sudah seharusnya para pedagang Pasar Ciwidey mendapat perlindungan hukum sebagaimana diatur pasal 3 dan pasal 4 UU No 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

“Barbagai usaha dan perjuangan selama bertahun-tahun telah dilakukan oleh para pedagang dalam mencari keadilan dari mulai membuat surat-surat permohonan, audiensi, menyampaikan aspirasi, sampai aksi unjuk rasa, tapi belum juga membuahkan hasil,” bebernya.

(apt)

loading...

Feeds