Golkar Makin Panas, Dedi Mulyadi Siap Mundur

Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyatakan siap mundur dari bursa pencalonan gubernur partai Golkar di Pilgub Jabar 2018.

Bahkan, bupati Purwakarta itu menyatakan kesiapannya mundur dari jabatannya sebagai ketua DPD Golkar Jawa Barat.

BACA JUGA:

Kesal, Dedi Mulyadi Blak-blakan Soal Mahar Rp10 Miliar

Kader Golkar Jabar Berang, Kumpulkan Koin Receh untuk DPP

Pernyataan itu disampaikan Dedi ditengah dinamika Golkar menjelang Pilgub Jabar. Puncaknya, dengan munculnya SK DPP Golar soal pengusungan Ridwan Kamil- Daniel Muttaqien yang diduga palsu yang tersebar di media sosial.

Surat itu membuat sebagian besar kader Golkar Jabar kecewa.

Ridwan Kamil Ogah Dituduh Penyebar SK Bodong DPP Golkar

Nah, karena itu Dedi menegaskan, siap mundur dari pencalonan, bahkan ketua DPD Golkar.

Namun, pernyataan Dedi ini bukan tanpa syarat. Dedi mengaku legowo jika DPP Golkar menunjuk Cagub lain selain dirinya, asalkan penunjukkan itu didasarkan petunjuk pelaksanaan dan teknis partai yang sudah disepakati.

“Kalau (penunjukan, Red) sesuai aturan yang disepakati, ya saya sebagai kader siap mundur (dari bursa pencalonan gubernur Jawa Barat, Red),” tegas Dedi setelah menemui kader Golkar se-Jabar di Kantor DPD Golkar Jabar, Jalan Maskumambang, Kota Bandung, Selasa (26/9).

Sejumlah syarat Cagub yang dimaksudnya, antara lain, nama yang akan diusung berasal dari internal partai dan sudah mendapat rekomendasi dukungan dari seluruh pengurus cabang di level kota/kabupaten, kecamatan hingga desa/kelurahan di Jawa Barat.

Dedi sendiri mengaku sudah mengantongi rekomendasi dukungan dalam Rapimda Golkar Rabu (26/4) lalu di Karawang.

“Jika memang keputusan (penunjukan calon) bukan saya dan itu untuk kepentingan Golkar secara keseluruhan, bukan golongan tertentu, saya siap mundur. Tapi, kalau alasannya di luar itu tentu saja saya bersama kader yang lain akan memperjuangkannya,” pungkasnya.

(bbb)

loading...

Feeds