Demi Kereta Cepat, BPN Siap Bebaskan 7.400 Bidang Tanah

Groundbreaking Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Khairizal Maris)

Groundbreaking Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Khairizal Maris)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jawa Barat siap membebaskan 7.400 bidang tanah yang akan digunakan untuk jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

Kepala Kanwil BPN Jabar, Sri Mujitono, mengatakan 7.400 bidang tanah yang terdiri dari permukiman, sawah, lahan perkebunan dan lainnya itu, terhampar di delapan kabupaten/kota.

Pihaknya segera mendengarkan presentasi dari KCIC mengenai proses pengadaan tanah untuk mega proyek tersebut.

“Besok pun saya presentasikan bagaimana supaya di tahun ini tanahnya mulai dibebaskan,” kata Sri, di sela peringatan Hari Agraria Nasional di Kantor BPN Jabar, Senin (25/9/2017).

Sri mengatakan kelancaran pembebasan lahan ini bergantung pada dukungan semua pihak, dari gubernur serta jajarannya, walikota dan bupati bersama jajarannya.

“Suksesnya kereta cepat ini tergantung dari perencanaannnya yang matang dari KCIC, sumber dananya jelas, saya belum tanya sumber dananya dari mana. Kalau jelas dana tersedia, itu jadi bagian kesukseskan kereta cepat,” kata Sri.

Sri menambahkan, pihaknya tahun ini menangani pembebasan lahan untuk 20 pembangunan nonstrategis dan 30 strategis nasional.

Pembangunan ini di antaranya untuk jalan, jalan tol pelabuhan, bandara, tol laut, irigasi, jalur sutet, termasuk pembebasan tanah pembangunan masjid terapung Jawa Barat di Gedebage Kota Bandung.

(atp/pojokbanudng)

loading...

Feeds