Tanah Labil, Rumah di Cipageran Cimahi Utara Roboh

Petugas BPBD Kota Cimahi memeriksa rumah roboh di Cipageran. (Gatot Pudji)

Petugas BPBD Kota Cimahi memeriksa rumah roboh di Cipageran. (Gatot Pudji)

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI- Wilayah Cimahi Utara rawan longsor karena berada di kawasan pegunungan. Warga yang ingin membangun rumah tinggal, harus lebih teliti saat akan mendirikan bangunan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi, Dani Bastian mengutarakan hal demikian, setelah peristiwa rumah seorang warga, Dodo Wahyudi (42), di Kampung Mulyasari, RT 04/05 Cipageran, Cimahi Utara mengalami kerusakan pada bagian tembok belakang.

Dinding rumah 6×3 meter itu jebol.

“Rumah itu lokasinya di samping tebing, jadi bisa saja karena ada pergerakan tanah, sehingga kontruksi bangunan ikut gerak,” kata Dani menjelaskan soal beberapa kemungkinan robohnya dinding di rumah milik Dodo,

Ia menyebutkan, sepanjang tahun 2017 setidaknya sudah ada tujuh rumah mengalami kerusakan akibat pergerakan tanah di wilayah yang termasuk Kawasan Bandung Utara (KBU).

“Saya harap masyarakat bisa lebih teliti lagi apabila ingin mendirikan bangunan di wilayah KBU,” tuturnya.

(gat)

loading...

Feeds