Karena Ini, Bupati Bandung Tuntut Lebih Kinerja Kepala Desa

Bupati Bandung, Dadang M Naser melihat maket Pasar Majalaya, Kamis (25/5).

Bupati Bandung, Dadang M Naser melihat maket Pasar Majalaya, Kamis (25/5).

POJOKBANDUNG.com, SOREANG- Pemkab Bandung mengklaim 90 persen kantor pelayanan desa di 31 Kecamatan sudah representatif. Maka, pemerintah desa ditintut untuk bisa memberikan pelayanan lebih maksimal terhadap masyarakat.

Bupati Bandung Dadang M. Naser menyebut angka 90 persen tersebut berdasar hasil evaluasi pihaknya beberapa waktu lalu. Artinya, kata dia, hanya tinggal 10 persen kantor pelayanan desa yang belum represantatif atau belum renovasi.

“Hampir seluruhnya sudah baik,” klaim Dadang.

Dari keseluruhan gedung pelayanan desa di 31 kecamatan, Dadang juga mengklaim nyaris 96 persen sudah dilengkapi fasilitas penunjang, seperti Gedung Serba Guna atau Gedung Olahraga (GOR) seperti di Kelurahan Kencana, Rancaekek. GOR itu dipergunakan untuk keperluan olahraga atau pertemuan masyarakat.

“Tinggal 10 persen yang belum renovasi ulang,” sebut Dadang.

Kalaupun ada kantor desa yang belum representatif, dia meminta saat warga menemukannya untuk melapor ke kecamatan atau dinas terkait untuk ditindaklanjut Pemkab.

Nah, dengan telah ditunjang fasilitas gedung desa yang representatif itu, Dadang pun mengimbau kepala desa untuk bisa menggunakan anggaran untuk mensejahterakan masyarakat dan memberikan pelayanan optimal.

“Pengawasan anggaran sudah disoroti secara nasional. Kejaksaan menjelaskan di Kabupaten Bandung masih ditolerir tidak ada penyimpangan mengenai anggaran,” katanya.

(kim)

loading...

Feeds