Film G 30 S/PKI Bukan Pelajaran Sejarah yang Baik bagi Anak

Logo PKI (Pixabay.com)

Logo PKI (Pixabay.com)

POJOKBANDUNG.com – Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto mengingatkan agar film Pengkhianatan G 30 S/PKI tidak dipertontonkan kepada anak-anak.

Menurutnya, film pesanan penguasa Orde Baru Soeharto itu, bukan tontonan yang tepat untuk mengajarkan sejarah kepada anak-anak.

“Terkait G 30S PKI, perspektif sejarahnya perlu diketahui oleh anak namun bukan berarti menyuguhkan film tersebut untuk anak,” ujar Susanto, Rabu (20/9/2017).

Baca Juga:

Putri Bung Karno Minta Panglima TNI Kaji Ulang Rencana Putar Film G30S/PKI

Mendagri: Pemerintah Tidak Larang Film G 30 S/PKI

Susanto meminta rencana pemutaran film tersebut dikaji ulang. Dia mewanti-wanti film itu tidak diputar di sekolah-sekolah.

Susanto menegaskan, film itu sarat dengan kekerasan dan sadisme yang tak layak ditonton anak-anak. Menurutnya, anak-anak lekat dengan peniruan.

“Perkembangan cara berpikir dan bersikap pada anak lebih banyak distimulus oleh proses lingkungan termasuk apa yang ditonton oleh mereka,” tegasnya.

Baca Juga:

Perlukah Fatwa MUI Soal PKI?

Panglima TNI Jelaskan Pemutaran Film G30S/PKI Usai Ziarah ke Makam Soekarno, Gusdur dan Soeharto

Menurutnya, jika film berdurasi lebih dari tiga jam itu diputar kembali, akan lebih banyak mudaratnya bagi anak. Dia meminta rencana itu dipikirkan ulang.

“Jika kekerasan dan kekejaman dipertontonkan, maka mudaratnya akan lebih banyak dibandingkan dampak positifnya. Maka, rencana nonton bareng film G 30S PKI sejumlah sekolah perlu dipikirkan ulang,” ungkapnya.

(ika/JPC)

loading...

Feeds