Perkembangan Bandara Internasional Jawa Barat Sangat Progresif

Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah melakukan penandatanganan kesepahaman tentang Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka

Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah melakukan penandatanganan kesepahaman tentang Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka

POJOKBANDUNG.com – Harapan beroperasinya Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka dan menjadi bandara keberangkatan haji di tahun depan, dirasa semakin besar.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah melakukan penandatanganan kesepahaman bersama antara PT Jasa Sarana, PT BIJB, PT Danareksa Investment Management, PT Angkasa Pura II (Persero), tentang pembelian saham dalam simpanan PT Bandara Internasional Jawa Barat.

Selain itu, penandatangan kesepahaman pun dilakukan pula terkait pengoperasian Bandara Kertajati.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengatakan, kesepakatan yang melibatkan Danareksa ini pun, ditujukan untuk menerbitkan Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT). Sehingga dengan demikian pembangunan bandara menjadi lebih pasti sesuai dengan rencana.

“Kita menyepakati hadirnya para pemegang saham baru di PT BIJB, yang pertama ada pemegang saham dari Danareksa berupa RDPT, yang kedua pemegang saham baru yaitu Angkasa Pura II (AP II),” Kata Gubernur Ahmad Heryawan, di Kantor Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman, Jalan MH Thamrin Jakarta, Selasa (12/09/2017) lalu.

Aher juga menyebutkan, dengan dilakukannya kesepakatan pelepasan saham tersebut, BIJB dan Angkasa Pura II bersama akan mengoperasikan Bandara BIJB Kertajati.

“Setelah Angkasa Pura II jadi pemegang saham ya tugas bersama. Sekarang AP II sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari BIJB karena dia pemegang saham,” kata Aher.

Gubernur Aher juga sempat menyinggung soal perpanjangan landasan bandara (run way) menjadi 3.300 meter, kata dia, pembebasan lahan ditargetkan akan selesai tahun ini. Kemudian pembebasan jalan non tol supaya ada jalur yang sampai ke bandara yang tol dan non tol.

“Untuk yang non tol Rp 77 miliar sudah kita sediakan. Untuk jalur tol juga pembebasan lahan Rp 120 miliar sudah kita sediakan,” tambahnya.

Semakin yakin dengan targetnya, Gubernur juga menuturkan, Bandara Kertajati Jawa Barat, telah direncanakan untuk dapat melayani penerbangan jemaah haji tahun depan.

loading...

Feeds