Elektabilitasnya Disebut Melorot, Ridwan Kamil Tak Percaya

Ridwan Kamil.  Foto: Murwani Rokhayati

Ridwan Kamil. Foto: Murwani Rokhayati

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Bakal calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mempertanyakan kredibilitas lembaga survei yang merilis hasil penelitiannya terkait Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat 2018.

Belakangan muncul hasil riset Pilgub Jabar 2018 dari Indonesia Network Election Survei (INES) yang merilis bahwa Ridwan Kamil melorot hampir di segala aspek, baik popularitas maupun elektabilitas.

Sebaliknya, kandidat lain terutama Wakil Gubernur Deddy Mizwar makin melesat dari sisi keterpilihan.

Baca Juga:

Kenapa PKS & Ahmad Syaikhu Mau Hanya Jadi ‘yang Kedua’ di Jabar?

CATAT! Jika Kelak Menjadi Gubernur Jabar, Ini Janji Ridwan Kamil untuk Pesantren

Survei dilakukan untuk mengetahui tingkat elektabilitas dari 5 tokoh, yakni Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi Demokrat Dede Yusuf.

Kemudian, Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Rieke Diah Pitaloka, termasuk Ridwan Kamil dan Deddy Mizwar, yang digadang-gadang akan meramaikan pesta politik rakyat Jawa Barat 2018.

Disodori pertanyaan menyangkut melorotnya elektabilitas itu, Ridwan Kamil menanggapinya dengan santai.

Meski menurutnya rilis survei hanyalah salah satu indikator keterpilihan seorang kandidat, tetapi ia juga menekankan agar masyarakat mempertimbangkan kredibilitas setiap lembaga yang merilis surveinya di media.

“Jadi cara membacanya, harus melihat lembaga surveinya yang bisa dipercaya,” tegas Ridwan Kamil, usai menerima SK pengusungan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terhadap dirinya sebagai calon Gubernur Jawa Barat 2018, di Bandung, Senin (11/9/2017) malam.

Seperti diberitakan, Direktur Eksekutif INES, Sutisna mengatakan, berdasarkan hasil surveinya, Deddy Mizwar memiliki tingkat popularitas tertinggi dengan 79,2 persen, diikuti Rieke Dyah Pitaloka 70,2 persen, Dede Yusuf 70,1 persen, Dedi Mulyadi 56,7 persen, dan Ridwan Kamil 53,8 persen.

Baca Juga:

Di Pilgub Jabar, Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum Makin Percaya Diri Saja

Pencalonan di Pilgub ‘Diganggu’ Ketua Gerindra Jabar, Ini Respon Tegas Ahmad Syaikhu

Dikatakan, surveinya digelar dari 19 sampai 30 Agustus lalu, meliputi 27 kabupaten/Kota di Jawa Barat.

Survei melibatkan 1.985 responden yang dipilih secara acak dengan teknik multistage random sampling. Mereka warga Jabar yang telah mempunyai hak pilih. Untuk perbandingan, DPT Pilpres 2014 lalu sebanyak 33.045.101 penduduk.

“Ada pun Margin of error lebih kurang 2,2 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen,” ujar Sutisna melalui keterangan tertulisnya yang diterima Jawapos.com (grup pojokbandung.com).

(atp/pojokbandung)

loading...

Feeds