Netty Minta PKK Lebih Kreatif dan Inovatif

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan melantik PKK Kabupaten Bekasi

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan melantik PKK Kabupaten Bekasi

POJOKBANDUNG.com – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan melantik istri Wakil Bupati Bekasi Holilah Eka Supria Atmaja menjadi Ketua TP PKK Kabupaten Bekasi masa jabatan 2017 – 2022.

Netty mengatakan PKK dan Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) merupakan organisasi sebagai mitra yang tak terpisahkan dari pemerintah dalam proses pembangunan.

Seperti salah satu programnya PKK, Hatinya PKK (Halaman Asri Teratur Indah Nyaman PKK) yang ada diwilayah Cikarang. Hal ini menunjukan pembinaan yang dilakukan oleh TP PKK Kabupaten Bekasi pada masyarakat terus berjalan.

Hal tersebut harus ditunjang dengan dukungan dari perangkat daerah Kabupaten Bekasi untuk melakukan pembinaan pada kader dan anggota PKK.

Baca Juga:

DPRD Jawa Barat Minta Meikarta Distop

Mulai Tahun Ini, Jawa Barat Akan Punya Even Lari Maraton Internasional

“Karena sebagian besar kader dan anggota PKK merupakan ibu-ibu luar biasa yang tulus ikhlas, mungkin karirnya dimulai dari menggendong anak hingga menggendong cucu,” terang Netty, pada pelantikan yang dilakukan di Gedung Wibawa Mukti Komplek Pemda Kabupaten Bekasi, Senin (21/8/2017).

“Sehingga bangunan pengetahuan harus terus ditingkatkan melalui program-program pembangunan yang ada ditiap perangkat daerah.”

“Saya berharap pembinaan yang dilakukan untuk ditingkatkan, kenapa? Karena tantangan kedepan semakin besar dan tidak sederhana, sehingga harus ada kreativitas dan inovasi yang dilakukan kader dan anggota PKK,” lanjutnya.

Menurut Netty, ketika kader dan anggota PKK memiliki pengetahuan yang mumpuni maka keluarga-keluarga akan mampu merespons tantangan tersebut utamanya adalah bagaimana membangun ketahanan keluarga yang memiliki benteng imunitas.

“Sehingga anak-anak kita bisa terlindungi dari ancaman kekerasan dan globalisasi yang saat ini tidak dapat hindarkan tapi dapat kita antisipasi. Karena saat ini ada empat tantangan dalam membangun ketahanan keluarga yaitu pornografi, narkoba, HIV/Aids dan Human Trafiking,” paparnya.

loading...

Feeds