KPAI dan LPSK Telusuri Kasus Pelecehan Seksual Anak TK di Bogor

ILUSTRASI: Bentuk kekerasan terhadap anak paling banyak dalam bentuk pelecehan seksual dan kekerasan fisik, seperti penganiayaan dan penelantaran anak. Kasus seperti ini banyak terjadi di lingkungan keluarga dan sekolah.

ILUSTRASI: Bentuk kekerasan terhadap anak paling banyak dalam bentuk pelecehan seksual dan kekerasan fisik, seperti penganiayaan dan penelantaran anak. Kasus seperti ini banyak terjadi di lingkungan keluarga dan sekolah.

POJOKBANDUNG.com – Dugaan pelecehan seksual di TK Mexindo Bogor mendapat perhatian serius dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Komisioner KPAI bidang pendidikan Retno Listyarti mengatakan akan mendatangi TK tersebut, Rabu (23/8/2017).

“Dalam rangka menjalankan tupoksi pengawasan dalam perlindungan anak sebagaimana diatur dalam UU Perlindungan Anak, maka KPAI bersama LPSK akan meminta keterangan sekolah terkait kasus dugaan kekerasan seksual yang terjadi di sekolah Mexindo,” ucap Retno dalam keterangan tertulis yang diterima pojoksatu.id (grup pojokbandung.com), Rabu (23/8/2017).

Baca Juga:

Malang! Guru Honorer Ini Jadi Korban Pelecehan, tapi Kok Dipenjara

Kasus Pelecehan Berujung Bunuh Diri, Netty Jamin Proses Hukum Tak Terputus

Kabupaten Bandung Darurat Pelecehan Terhadap Anak

Selain itu, kata Retno, KPAI akan memastikan bahwa proses pembelajaran di sekolah berlangsung kondusif pasca-kasus ini merebak ke publik.

“KPAI juga ingin bertemu ibu pelapor jika yang bersangkutan berkenan. Setelah itu KPAI dan LPSK akan ke Polresta Bogor untuk meminta penjelasan perkembangan penanganan kasus tersebut,” imbuh Retno.

Saat ini, kasus pelecehan seksual di TK Mexindo Bogor masih dalam proses penanganan Polres Bogor Kota. Korban adalah anak berusia 4,5.

Keluarga korban telah melaporkan kasus pelecehan seksual itu ke Polres Bogor Kota dengan laporan No: LP/476/V/2017/JBR/Resta Bogor Kota pada pertengan Mei 2017 lalu. Namun hingga sekarang pelakunya belum ditetapkan menjadi tersangka.

(one/pojoksatu)

loading...

Feeds