Koalisi PDIP-Golkar, Dedi Mulyadi Tak Masalah PDIP Usung Calon dari Luar Partai

Ketua DPD Partai Golkar Jabar Dedi Mulyadi (kiri) berpose bersama Pengurus DPD PDIP Jabar yang juga Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari. (Atep/Pojokbandung.com)

Ketua DPD Partai Golkar Jabar Dedi Mulyadi (kiri) berpose bersama Pengurus DPD PDIP Jabar yang juga Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari. (Atep/Pojokbandung.com)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketua DPD Golkar Jabar Dedi Mulyadi tak mempersoalkan jika PDIP akhirnya mengusung calon gubernur dari luar PDIP.

Hal ini terkait arah koalisi yang tengah ditempuh PDIP dan Golkar, dimana Golkar sudah menguatkan nama Dedi Mulyadi sebagai kandidat yang akan diusung, baik untuk calon gubernur maupun wakil pada ikatan koalisi dua partai raksasa tersebut.

BACA JUGA:

Makin Mesra, PDIP-Golkar Sepakat Koalisi di Pilkada Sumedang, Banjar dan Ciamis

Koalisi PDIP-Golkar Versus Jaringan Gerindra-PKS di Pilgub Jabar. Bagaimana Ridwan Kamil?

“Kita menghormati PDIP. Ini kayak main bola, sama-sama menghargai. Kita enggak pernah khawatir (PDIP usung calon dari luar). Masa politik khawatir? Jangan jadi politisi kalau banyak kekhawatiran,” tegas Dedi, usai pertemuan Tim Lima PDIP-Golkar Jabar, di Kantor DPD Golkar Jabar, Jalan Maskumambang Bandung, Rabu (16/8/2017).

Sekretaris PDIP Jabar: Tidak Benar Ada Deklarasi PDIP-Golkar

Namun untuk saat ini, lanjut Dedi, pihaknya bersama PDIP sama-sama tengah mengonsentrasikan diri pada penguatan koalisi partainya dengan PDIP di 16 kabupaten/kota di Jawa Barat di Pilkada serentak 2018.

Untuk sementara tiga daerah, yakni Kabupaten Ciamis, Kabupaten Sumedang dan Kota Banjar sudah dikukuhkan format koalisi Golkar-PDIP.

“Hari ini kita ngomongin pemilihan bupati walikota, enggak dulu ngomongin Pilgub. Pendaftarannya juga kan Januari, kenapa harus buru buru?,” tegas Bupati Purwakarta tersebut.

Ia menegaskan Golkar dan PDIP sudah bersepakat menjalin koalisi dari Pilkada kabupaten/kota sampai Pilgub. “Sekarang kita bicarain dulu nama nama calon bupati walikota, baru setelah itu nama nama Pilgub,” katanya.

(atp/pojokbandung)

loading...

Feeds