Mayoritas Sekolah di Cimahi Belum Siap Terapkan “Full Day School”

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com,CIMAHI- Kebijakan full day school yang diterapkan pemerintah pusat masih jadi polemik di tengah masyarakat, khususnya di Kota Cimahi.

Konsep sekolah ‘full day school’ dianggap membatasi waktu bermain anak, kebersamaan dengan orangtua, dan membuat mereka jenuh dengan kegiatan sekolah yang menumpuk.

BACA JUGA:

Cimahi Dukung Full Day School dengan Sarana dan Prasarana Harus Memadai

Sekolah Lima Hari Bukan Full Day School, Kata Mendikbud

Bagi anak yang bersekolah di sekolah yang telah menerapkan konsep full day school, mereka akan memulai hari lebih pagi yaitu sejak pukul 07.00, dan mengakhiri lebih lama, hingga pukul 16.00.

Wacana ‘Full Day School’ Diapresiasi Positif Disdik Kota Bandung, Asalkan…

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Cimahi Dikdik S. Nugrahawan mengakui mayoritas sekolah dasar dan menengah, terutama sekolah negeri di Kota Cimahi belum siap menerapkan konsep full day school.

Kendati, di Cimahi sudah ada 14 sekolah swasta yang telah menerapkan konsep full day school diantaranya, SD Kreatif Harapan Bangsa, SD Juara, SD Budi Luhur, SD Makedonia, SD Hikmah Teladan, SD Al Kautsar, SD Uswatun Hasanah, SD Bina Persada, SD BPK Penabur, SD Plus Nurul Aulia, SD Tridaya, SDIT Cipta Cendikia Indonesia, SDIT Nur Al Rahman, dan SD Semesta Hati.

“Untuk di Kota Cimahi ini akan diupayakan penerapannya. Namun ketika akan kita coba implementasikan tentu harus menelaah secara teknis soal bagaimana kesiapannya. Kesiapan dari sarana prasana, jumlah guru dan hal yang lainnya,” tuturnya.

loading...

Feeds

Bye Bye… CDMA…

PT Smartfren Telecom Tbk mengajak pelanggannya untuk beralih ke 4G LTE Advanced.