Hari Perumahan Nasional, Pemerintah Apresiasi Pemprov Jabar dalam Kemudahan Perizinan

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menerima penghargaan dari Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menerima penghargaan dari Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendapatkan Penghargaan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebagai apresiasi dalam memberikan kemudahan pelayanan perizinan perumahan terutama bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menerima langsung penghargaan yang diserahkan oleh oleh Menteri pupr Basuki Hadimuljono pada Indonesia Property Expo (IPEX) 2017 di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta, bertepatan dengan Hari Perumahan Nasional tahun 2017, Jumat (11/7).

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengaku gembira atas pencapaian tersebut. Menurutnya penghargaan tersebut menjadi bukti kinerja para ASN Pemprov Jabar dalam memberikan layanan perizinan yang mudah bagi warganya terutama masyarakat kecil.

“Momen seperti ini harus datang pribadi, agar ASN Pemprov tambah semangat dalam melayani masyarakat, juga semoga menjadi pertanda kita serius dalam memberikan kemudahan izin, jangan ada terjadi penyelewengan di lapangan”, ujar Aher.

Pada acara pembukaan expo, sebelumya Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mengatakan bahwa pemerintah menaruh perhatian besar terhadap program perumahan bersubsidi. Alokasi subsidi dan belanja perumahan tahun 2015-2019 di Kementerian PUPR mencapai Rp 74 triliun.

“Mestinya dengan angka yang tidak kecil itu, pergerakan properti bisa melaju kencang. Ada subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan,” kata Presiden.

“Masyarakat harus tahu ini adalah subsidi Pemerintah kepada masyarakat yang menginginkan untuk bisa membeli rumah dengan harga yang baik dan tidak terbebani oleh bunga. Subsidinya (FLPP) kurang lebih 7 %, juga ada Subsidi Selisih Bunga (SSB) besarnya juga 7 %. Jadi masyarakat hanya membayar bunga 4-5%. Saya lihat sangat membantu sekali.”

Presiden menyinggung bahwa kesulitan para pelaku usaha properti dalam perizinan perumahan di sejumlah daerah sering menjadi permasalahan klasik yang sampai saat ini masih mengemuka. Untuk itu perlu tindakan konkret dari para kepala daerah dalam menangani permasalahan dimaksud.

“Saya senang dan sangat menghargai beberapa kepala daerah yang naik panggung tadi, telah membuktikan komitmennya dalam memberikan kemudahan, kecepatan dalam perizinan perumahan, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” katanya.

Penghargaan bidang perumahan tersebut diserahkan Menteri PUPR kepada tiga pemerintah provinsi, tiga pemerintah kabupaten dan tiga pemerintah kota. Para Kepala Daerah yang hadir dalam kesempatan itu dinilai telah berhasil dalam penyederhanaan prosedur perizinan perumahan, izin yang sediakala selesai dalam tempo 14 hari kerja kini dapat disingkat menjadi 1-3 hari kerja saja.

(mun)

loading...

Feeds

Bye Bye… CDMA…

PT Smartfren Telecom Tbk mengajak pelanggannya untuk beralih ke 4G LTE Advanced.