Sosok Johannes Marliem, Saksi Kunci E-KTP yang Diduga Tewas Bunuh Diri di Amerika

Johannes Marliem, Saksi Kunci Korupsi E-KTP (IST)

Johannes Marliem, Saksi Kunci Korupsi E-KTP (IST)

POJOKBANDUNG.com- JOHANNES Marliem, meninggal dunia di Amerika Serikat. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah membenarkan kabar meninggalnya pengusaha yang kerap disebut sebagai saksi kunci kasus e-KTP itu.

Johannes Marliem meninggal dunia diduga akibat luka tembak.

“Benar. Kami dapat informasi bahwa benar yang bersangkutan Johannes Marliem sudah meninggal dunia,” kata Jurubicara KPK, Febri Diansyah saat konferensi pers di Gedung KPK, Jumat (11/8). (Baca: Saksi Kunci Kasus Korupsi E-KTP Johannes Marliem Tewas dengan Luka Tembak).

Namun Febri mengaku, pihak KPK belum mendapatkan informasi lebih lanjut terkait berita tersebut. Dari informasi yang berkembang, Johanes melakukan bunuh diri di kediamannya di Amerika Serikat.

“Tapi kami belum dapat informasi lebih rinci karena peristiwa terjadi di Amerika Serikat,” ucap Febri.

Johannes Marliem merupakan provider produk automated fingerprint identification system (AFIS) merek L-1 yang akan digunakan dalam proyek e-KTP. Ia disebut-disebut sebagai saksi kunci kasus e-KTP karena memiliki rekaman pembicaraan sejumlah pertemuan terkait pembahasan proyek e-KTP.

Nama Johannes Marliem bahkan disebut sampai 25 kali oleh jaksa KPK.

Dalam salah satu sidang e-KTP dengan terdakwa Irman dan Sugiharto pada Kamis (13/4), anggota tim teknis proyek e-KTP dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Tri Sampurno mengaku sempat ke Amerika Serikat (AS) untuk menjalankan tugas berkaitan dengan proyek senilai Rp 5,9 triliun itu.

Seperti dikabarkan CBS Los Angeles, Jumat (11/8), kematian Johannes diketahui berawal dari laporan telepon ke FBI yang kemungkinan diteruskan LAPD (Los Angeles Police Department), Rabu (9/8) malam.

Dari hasil penelusuran, laki-laki itu diduga adalah Johannes Marliem. Kabar itu mengonfirmasi postingan di Instagram dari akun mir_at_lgc. Dia menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Johannes Marliem.

(rmo/ca/pojokbandung)

loading...

Feeds

Bye Bye… CDMA…

PT Smartfren Telecom Tbk mengajak pelanggannya untuk beralih ke 4G LTE Advanced.