Pilgub Jabar: Poros Baru Terbentuk, Begini Penjelasan Ketua DPW PPP Ade Munawaroh Yasin

Ketua DPW PPP Jabar, Ade Munawaroh Yassin.

Ketua DPW PPP Jabar, Ade Munawaroh Yassin.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– Poros baru yang cukup mengejutkan muncul ditengah konstelasi politik jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018.

Adalah Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat Hj. Ade Munawaroh Yasin yang melontarkan telah terbangunnya komunikasi politik yang mengarah kepada konsensus tiga hingga empat partai politik (parpol) termasuk PPP di dalamnya, untuk bergabung dalam koalisi pengusungan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilgub mendatang.

BACA JUGA:

Pilgub Jabar: NasDem, PKB, Hanura dan PPP Jajaki Koalisi

Pilgub Jabar, PPP dan Ridwan Kamil Mulai PDKT

“Saya sudah komunikasi dengan Ketua Demokrat dan Ketua PAN. Hasilnya sejauh ini harmonis dan sudah oke. Kalau digabung, jumlahnya jadi 25 kursi, cukup untuk mengusung satu pasangan calon,” kata Ade, kepada Radar Bandung (Grup Pojokbandung.com), di Kantor DPW. PPP Jawa Barat, Jalan Pelajar Pejuang Bandung, Jumat (11/8/2017).

Usung Ridwan Kamil di Pilgub Jabar, NasDem Klaim Selangkah Lagi Dapat Dukungan PPP

Ade menjelaskan, situasi yang tak menentu akibat belum jelasnya sikap hampir semua parpol menjelang Pilgub, membuat pihaknya berinisitiaf menggalang poros ini.

“Suasana saat ini kan serba tidak pasti. Silakan Anda lihat, semua main klaim, itu ke sini, ini ke situ, si A ngaku didukung  partai ini,  si B ngaku dekat dengan partai itu. Tapi belum ada satu yang pasti kan?,” kata Ade.

Dengan kondisi itu, Ade mengutarakan, pihaknya merasa perlu mengambil inisiatif membuat manuver sehingga berbagai kemungkinan koalisi antar parpol itu semakin jelas terpetakan, dan lebih mungkin diwujudkan.

loading...

Feeds

Wah! Peringkat ITB Digeser UGM

Nasir mengumumkan UGM behasil menempati posisi pertama dengan skor 3,66 poin, menggantikan ITB (3,53 poin). Di bawahnya disusul IPB