Bank Diminta Dukung Penuh Program Kartu Indonesia Pintar

Pimpinan wilayah BRI Bandung Fankar Umran secara simbolis menyerahkan KIS kepada Kepala Dinas Pendidikan kota Bandung Elih Sudia Permana di SD Halimun, Bandung. Foto: Sol

Pimpinan wilayah BRI Bandung Fankar Umran secara simbolis menyerahkan KIS kepada Kepala Dinas Pendidikan kota Bandung Elih Sudia Permana di SD Halimun, Bandung. Foto: Sol

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Untuk mencegah terjadinya putus sekolah bagi anak SD karena kesulitan ekonomi, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meluncurkan Kartu Indonesia Pintar.

Bertempat di Ruang SD Halimun, Bandung, Rabu (9/8/2017), program ini disosialisasikan oleh Direktur Pembinaan Anak Sekolah Dasar Wowon Widaryat dan anggota DPR-RI Junico BP Siahaan atau akrab disapa Nico Siahaan, serta Kepala Dinas Pendidikan kota Bandung Elih Sudia Permana.

Pada kesempatan itu, Wowon Widaryat menjelaskan, saat ini program Indonesia pintar diadakan percepatan. Sebab, pada beberapa waktu ada hambatan terkait banyaknya sekolah dasar di Indonesia dan tempatnya berjauhan sedangkan anggaran harus sampai ke penerima dan tidak boleh mengendap di bank penyalur.

“Dalam proses program indonesia pintar harus jelas faliditas data, apakah anak harus masuk keluarga pra sejahtera,” terang Wowon Widaryat.

Baca Juga:

Kabar Gembira! Simak Nih, Kemristekdikti Siapkan 1.400 Beasiswa S2 dan S3

Wuih, 10 Kampus dan PT Telkom Indonesia bagi-bagi Beasiswa

“Kuncinya ada di sekolah data yang dipakai berasal dari sekolah. Kita akan himpun semua agar segera diproses, agar lebih mudah diolah untuk masuk SMP. Karena itu pihak sekolah harus memberikan pemahaman untuk menabung dengan harapan dapat tambahan dari penghasilan lain untuk menambah jumlah tabungan.”

Anggota DPR-RI Nico Siahaan mengatakan pembangunan di Indonesia harus lebih berkeadilan. Pemberian bantuan kepada anak-anak tidak mampu makin banyak, jadi beban pemerintah cukup berat.

Tapi dengan semakin baiknya sistem penyaluran lewat bank pelaksana akan semakin cepat selesai. “Kita harap berjalan lancar, dan diharapkan dapat selesai tahun ini,” katanya.

loading...

Feeds