Bupati Bandung Barat Ingatkan Pengelolaan Dana Desa Saat Lantik 12 Kades

Bupati Bandung Barat Abubakar melantik 12 Kepala Desa di lingkungan pemerintahan Bandung Barat.

Bupati Bandung Barat Abubakar melantik 12 Kepala Desa di lingkungan pemerintahan Bandung Barat.

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH –  Sebanyak 12 Kepala Desa (Kades) di sembilan kecamatan yang terpilih di Pilkades serentak di Kab Bandung Bandung Barat akhirnya di lantik oleh Bupati Bandung Barat, Abubakar, Rabu (9/8).

Ke-12 kades yang dilantik di Bale Gempungan Komplek Pusat Perkantoran Kab. Bandung Barat itu yakni, Desa Cikole, Pagerwangi dan Sukajaya (Kec Lembang), Desa Cipada dan Mandalamukti (Kec Cikalongwetan), Mandalawangi (Kec Cipatat), Desa Mukapayung dan Budiharja (Kec Cililin), Galanggang (Kec. Batujajar), Desa Jati (Kec Saguling), Ciroyom (Kec Cipeundeuy) dan Desa Cibitung (Kec Rongga).

Dalam kesempatan itu, Abubakar mengutarakan soal perhatian dan harapan masyarakat Kab Bandung Barat terhadap sosok seorang Kades yang cukup baik. Karena  angka partisipasi masyarakat dalam perhelatan pilkades ini yang mencapai 73,51 persen.

“Diharapkan sosok Kades bisa menjawab berbagai harapan masyarakat menuju arah yang lebih baik melalui pelayanan serta integritas sebagai seorang pemimpin dengan mewujudkan cita-cita menjadikan desa sebagai pintu gerbang pembangunan bangsa,” kata Abubakar.

Setelah dilantik, Abubakar meminta para Kades menjalin komunikasi dan koordinasi dengan seluruh elemen di desa melalui berbagai pendekatan agar terbangun kesatuan antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

“Mengingat kades bukanlah milik perseorangan atau sebuah tim, melainkan seluruh masyarakat, sehingga harus mampu merangkul dan mengayomi seluruh tingkatan masyarakat,” katanya.

Dalam perjalanan roda pemerintahan, peran personel, sarana prasarana serta kepemimpinan seorang Kades sangatlah penting, terutama dalam pertanggungjawaban dan transparansi laporan kepada masyarakat.

“Pasalnya, dalam undang-undang tentang Desa, jaminan ketersediaan sumber pendapatan desa cenderung terus bertambah. Setidaknya hampir Rp 2 miliar dana dikucurkan untuk desa setiap tahunnya. Sehingga dibutuhkan personel dan aparat desa yang handal dalam pengelolaannya agar tidak terjadi kesalahan dalam pelaporan dan pertanggungjawabannya,” jelasnya.

Abubakar berharap, para kepala desa mampu berinovasi memanfaatkan kucuran dana yang semakin besar dari pemerintah untuk desa agar dampaknya bisa dirasakan lebih oleh masyarakat.

(bwo)

 

loading...

Feeds

Gubernur Jabar Raih Paramakarya 2017

Gubernur Jawa Barat mendapatkan Penghargaan Produktivitas Paramakarya dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia karena dinilai telah sukses memberikan dukungan dan pembinaan …