70 Anak Timor Leste Bersyahadat di Pondok Pesantren Al Istiqomah

Salah satu murid Yayasan Lemurai saat dibimbing saat membacakan syahadat di Pondok Pesantren Al Istiqomah Jalan Cijerah, Rabu (9/8). Foto: Gatot Pudji

Salah satu murid Yayasan Lemurai saat dibimbing saat membacakan syahadat di Pondok Pesantren Al Istiqomah Jalan Cijerah, Rabu (9/8). Foto: Gatot Pudji

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Sedikitnya 70 anak asal Timor Leste bersyahadat di Pondok Pesantren Al Istiqomah Jalan Cijerah, perbatasan Kota Cimahi dan Kota Bandung, Rabu (9/8).

Dengan mengenakan pakaian lengkap serba putih khas para santri, para murid Yayasan Lemurai (nerantau)  itu duduk menunggu giliran mengucapkan dua kalimat syahadat di hadapan ustad dan saksi.

BACA JUGA:

Mendagri Bantah Jemaat Ahmadiyah Kuningan Harus Syahadat untuk Dapat E-KTP

Tangis Haru, Mahasiswi Ini Langsung Ucapkan Dua Kalimat Syahadat di Depan Zakir Naik

Meski terbata-bata saat mengucapkan kalimat syahadat dalam bahasa arab, yang tentu sangat asing. Namun, tak butuh waktu lama untuk mereka mengucapkan kalimat syahadat.

Pascaitu, setelah resmi memeluk agama Islam, salah satunya, Dodi Freitas memilih nama Muhammad Kholiq sebagai nama baru.

Gadis Italia Jadi Mualaf, Berhijab, Resmi Dipersunting Pemuda Desa

Ia mengaku sangat terharu dengan apa yang telah diperbuatnya. “Ini pillihan saya, dan ini bagi saya merupakan hidayah dari Allah SWT. Saya merasa tenang,” ucapnya.

Tak mudah baginya untuk menjadi mualaf. Dia harus bersitegang dengan kedua orangtuanya. Ia harus meyakinkan ayah dan ibunya, dengan komunikasi yang cukup lama akhirnya ia bisa meluluhkan hati kedua orangtuanya.

“Akhirnya saya bisa menimba ilmu di Cimahi dan alhamdulilah saya menjadi umat muslim,” tuturnya.

Ia pun berharap, bisa sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Sebab ia mempunyai cita-cita yang mulia, yakni menyebarkan agama Islam di kampung halamannya.

 (gat)

loading...

Feeds

Bye Bye… CDMA…

PT Smartfren Telecom Tbk mengajak pelanggannya untuk beralih ke 4G LTE Advanced.