Tarif Retribusi Makam di Cimahi Diusulkan Naik

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi melalui UPT Pemakaman meminta DPRD Kota Cimahi meninjau ulang Perda No. 5/2014 tentang Retribusi Jasa Umum (tempat pemakaman).

Pasalnya, selama ini retribusi dianggap tak memberikan dampak signifikan terhadap Pendapatan Asli daerah (PAD).

Meskpiun Perda tersebut sudah berkali-kali diubah, namun setiap tahunnya hasil retribusi sekitar Rp 80 juta dengan Rp 20 ribu/meter dianggap tak terlalu siginfikan untuk menghasilkan PAD.

BACA JUGA:

Pemkot Bandung Legalkan Makam Palsu

Fasilitas Umum dan Sosial Lahan Kuburan Dipertanyakan Dewan

Ketua UPT Pemakaman Kota Cimahi, Abob Hermana mengatakan, dengan kondisi lahan yang terbilang kecil, jika retribusi tak dinaikkan, maka praktis PAD dari hasil retribusi TPU tak akan maksimal.

“Saya sudah mengajukan ke Dewan, tolong ditinjau ulang Perda retribusi pemakaman,” katanya.

Menurutnya, dengan kondisi lahan yang kecil, untuk mendapatkan PAD idealnya Rp 100 ribu/meter setiap tahunnya. Selain untuk meningkatkan PAD, perubahan Perda bertujuan agar ada pemerataan harga.

loading...

Feeds