Pedesaan Dikepung Minimarket Tak Berizin

minimarket

minimarket

POJOKBANDUNG.com – Toko modern jenis minimarket yang marak di wilayah pedesaan di Kabupaten Bandung, diduga masih banyak yang tak berizin.

Bulan Juli lalu, satu toko di kawasan Pasirjambu ditutup paksa tim gabungan Satpol PP dan muspika setempat.

“Banyak sekali (minimarket belum berizin), sehingga Pak Bupati mengeluarkan moratorium agar ditinjau ulang soal izin mengenai toko modern,” kata Kadisperindag Kabupaten Bandung, Popi, di ruang kerjanya, Jumat (4/8/2017).

“Untuk kasus di Pasirjambu, di mana Satpol PP menutup Alfamart, memang belum ada izin yang masuk ke saya.”

“Memang tidak ada rekomendasinya, belum diurus, tidak mengurus persyaratannya, sehingga kami tidak bisa megupayakan apa- apa.”

Baca Juga:

Izin Gangguan Dihapus, Ridwan Kamil Buka Keran Masuknya Investor ke Kota Bandung 

Izin Usaha di Jabar Kerap Jadi Ladang Korupsi, KPK Bakal Lakukan Cara Ini 

Selain itu, pihaknya juga sudah memberikan surat SP 1 (peringatan pertama) kepada 3 toko modern lainnya.

“Ada beberapa yang dikasih SP 1 itu ada 3 toko, namun sudah ada rekomendasi, tapi tetap izin yang lainnya belum diurus,” jelasnya.

Kadisperindag mengakui proses perizinan toko modern melibatkan kajian dari dinas lain, sehingga harus menjadi keputusan bersama terkait izin yang dikeluarkan.

“Kan tidak hanya ke Indag saja, ada pihak pengembangan, proses izin yang sedang diurus di OPD yang lain, itu yang kita patuhi,” jelasnya.

Ia berjanji jika moratorium dicabut, maka izin-izin tersebut akan dikeluarkan.

“Kami masih moratorium, perbup keluar kami membuka lagi, yang selama ini belum mendapat rekomendasi,” pungkasnya.

(jar)

loading...

Feeds