Walhi Jabar: Cimahi Selatan Darurat Limbah

Saluran air dengan warna hitam pekat lantaran diduga terpapar limbah di Jalan Cibereum, Kota Cimahi, (Riana Setiawan)

Saluran air dengan warna hitam pekat lantaran diduga terpapar limbah di Jalan Cibereum, Kota Cimahi, (Riana Setiawan)

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Kondisi lingkungan Cimahi selatan darurat limbah, lantaran banyaknya perusahaan yang membuang limbah melalui sungai maupun udara. Sehingga berdampak pada gangguan kesehatan.

Ketua Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Barat, Dadan Ramdan menyatakan, kejahatan terhadap lingkungan hidup di wilayah Cimahi Selatan, sudah masuk dalam kategori kejahatan luar biasa dan darurat.

BACA JUGA:

WALHI Ancam Gugat Proyek Kereta Cepat

Kontestan Pilgub Jabar Kudu Melek, Jangan Cuma Mau Berkuasa

“Bisa dilihat dari aliran sungai yang semakin hitam pekat dan debu batu bara, yang tentunya mengancam kesehatan warga sekitar. Kalau terus dibiarkan, tentunya bisa mengancam kesehatan bagi warga yang rumahnya berada di kawasan industri,” kata Dadan di Cimahi, Kamis (3/8).

Pihaknya menduga, mayoritas perusahaan yang menggunakan bahan baku batu bara di Cimahi Selatan melanggar Peraturan Pemerintah (PP) No 101/2014 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).

Selain itu disinyalir, para pengusaha juga terkesan mengabaikan Undang-undang (UU) No 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Padahal, dalam aturan tersebut perusahaan harus memiliki izin pengantar batu bara, izin pemanfaatan batu bara, izin pengumpulan batu bara serta izin pembuangan batu bara.

loading...

Feeds