Pemerhati Politik: Khaerul Umam Bakal Jadi “Joker” di Pilkada Kota Bandung

Hanura Kota Bandung. Foto: Atep Kurniawan

Hanura Kota Bandung. Foto: Atep Kurniawan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerhati politik Andri P. Kantaprawira yang juga mantan komisioner KPU Kota Bandung dan Inisiator Gerakan Pilihan Sunda, menilai sosok Khaerul Umam merupakan “Joker” dalam kancah kontestasi politik Pilkada Kota Bandung 2018.

“Saya sudah berkecimpung di dunia politik hampir 30 tahun, dan baru kali ini menemukan calon yang cocok dijuluki sebagai Joker. Namanya Joker, apa pun kartunya bisa masuk,” ungkap Andri, di Bandung, Senin (31/8/2017).

Ia menjelaskan, Umam yang merupakan akademisi muda di bidang administrasi publik itu memiliki wawasan yang lengkap, memahami persoalan makro tetapi juga sangat merakyat. Hal itu bisa dilihat dari visi Umam untuk membangun Kota Bandung ke depan.

“Ketika calon yang lain kebanyakan cuma stereotip dalam menggambarkan visi misi, Umam sosok muda berusia 31tahun ini ternyata punya jejaring keislaman dan kesundaan yang bagus, ini menjadi pijakan awal busting (gebrakan) untuk Kota Bandung,” papar Andri.

“Dan intuisinya juga bagus, bisa heureuy, bisa ngobrol, tapi bisa jadi aktor pembangunan.”

Andri menilai, Partai Hanura juga memiliki peran yang sama, sebagai Joker dalam kancah Pilkada 2018 ini.

Baca Juga:

Partai Nasdem Bidik Ricky Subagja Maju di Pilwalkot Bandung 

Jelang Pilwalkot Bandung, PKS Ingatkan Seluruh Kader Harus Siap 

Dengan kapasitas 6 kursi di parlemen Kota Bandung, partai yang dinakhodai Oesman Sapta Odang alias OSO ini berada pada posisi yang bebas menentukan posisi dalam menjalin koalisi dengan partai manapun.

“Sangat fleksibel. Partai lain ada yang sudah saling mengikat diri untuk berkoalisi seperti PKS dan Gerindra,” katanya.

Khaerul Umam sendiri resmi mendaftarkan dirinya ke Partai Hanura sebagai Bakal Calon Walikota Bandung dengan menyerahkan berkas pendaftaran di kantor DPC Hanura, Minggu (30/07/2017).

Hadir dalam acara tersebut Ketua DPC Hanura Kota Bandung Endun Hamdun dan Ketua Tim Penjaringan Wali Kota, Hidayat serta jajaran pengurus partai Hanura.

Sementara Kaherul Umam datang dengan memboyong aktivis pemuda remaja masjid, tokoh masyarakat, para ketua RW serta perwakilan organisasi kemasyarakatan Patriot Nasional (Patron).

loading...

Feeds