Teller BRI Cidadap Bobol Uang Nasabah Rp2,9 Miliar

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com – Noval Andrian Wandaya, yang merupakan karyawan Bank Rakyat Indonesia (BRI) menjalani sidang perdana sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Cianjur, Kamis (20/7/2017).

Noval didakwa melakukan penggelapan uang para nasabah BRI Unit Cidadap Cianjur senilai Rp2,9 Miliar selama dua tahun dari 2015 hingga 2016.

Dalam sidang tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Meli dalam dakwaanya menilai jika terdakwa telah menggelapkan uang dari beberapa orang nasabah BRI.

“Dakwaan ini yang menangani langsung dari Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, dan saat ini baru sidang perdana, dimana sidang selanjutnya akan dilaksanakan kembali pada tanggal 1 Agustus 2017 mendatang,” Meli.

Menurutnya, terdakwa Noval sebagai pegawai Bank BRI Unit Cidadap Cianjur, telah dengan sengaja membuat atau menyebabkan pencatatan palsu dalam pembukuan atau dalam laporan diketahui sejak bulan Januari 2015 sampai dengan tanggal 9 Mei 2016.

Baca Juga:

Telkomsel Dibobol, Banyak yang Berterima Kasih kepada Hacker 

Masih Belia Sudah Jago Bobol Ribuan Situs, Sayang Jadi Tersangka 

Noval juga telah menyalahgunakan wewenangnya dengan melakukan penarikan uang dari tabungan nasabah tanpa seizin dan sepengetahuan pemilik rekeningnya.

Diketahui dalam slip penarikan tandatangan nasabah dipalsukan dan ada juga yang tandatangan nasabahnya asli tapi oleh terdakwa diminta kembali tandatangan nasabah sebanyak dua kali dalam slip penarikan, setiap ada nasabah melakukan penarikan uang di Teller.

Kemudian terdakwa melakukan penarikan dan pencatatannya di system atau pembukuan bank dicatat, tetapi dalam buku tabungan yang dipegang oleh nasabah tidak tercatat pada saat dilakukan print.

Sehingga nasabah tidak mengetahuinya bahwa telah ada penarikan dan uangnya berkurang.

loading...

Feeds

Gubernur Jabar Raih Paramakarya 2017

Gubernur Jawa Barat mendapatkan Penghargaan Produktivitas Paramakarya dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia karena dinilai telah sukses memberikan dukungan dan pembinaan …