Di Sini Tempat Membeli Kartu Parkir Elektronik Kota Bandung

Juru parkir mengatur kendaraan di Jalan Braga, Kota Bandung, Jumat (14/7). Sebanyak 445 titik lokasi Mesin parkir yang tersebar di sejumlah wilayah Bandung mulai diujicobakan meski belum efektif. FOTO: RIANA SETIAWAN/ RADAR BANDUNG

Juru parkir mengatur kendaraan di Jalan Braga, Kota Bandung, Jumat (14/7). Sebanyak 445 titik lokasi Mesin parkir yang tersebar di sejumlah wilayah Bandung mulai diujicobakan meski belum efektif. FOTO: RIANA SETIAWAN/ RADAR BANDUNG

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sejak uji coba pada Jumat (14/7/2017), Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung menyiapkan 1.000 kartu parkir elektronik. Dari jumlah itu, baru 20 persen kartu parkir yang dipakai masyarakat.

“Kami memang baru menyiapkan 1000 kartu yang disebar di bank-bank terpilih dan juru parkir resmi,” ujar Kepala Sub BagianTata Usaha ‎ (Kasubag TU) Dishub Kota Bandung Seno Wibowo, kepada wartawan, Senin (17/7/2017).

Seno mengatakan, warga bisa mendapatkan kartu parkir, di juru parkir resmi, dan di bank BRI, BNI dan Bank Mandiri.

Kartu tersebut dijual Rp35 ribu sudah termasuk kuota parkir Rp10 ribu. Kuota parkir bisa di isi ulang di minimarket seperti Alfamart dan Indomaret.

Seno mengakui, istilah isi ulang kartu parkir belum familiar di masyarakat.

Baca Juga:

Mesin Parkir Elektronik di Bandung, Begini Cara Kerja dan Tarifnya

Pertanyakan Pembangunan Trotoar dan Mesin Parkir, DPRD Kota Bandung Ancam Perketat Anggaran Pemkot Bandung

Mesin Parkir Kota Bandung Harus Dievaluasi, Dewan Khawatir Jadi Temuan BPK

Mesin Parkir Elektronik di Bandung, Begini Cara Kerja dan Tarifnya

Hah! Mesin Parkir Elektronik Kota Bandung Berpotensi Jadi Rongsokan, Kata DPRD

Sementara itu, berdasarkan pantauan, tidak semua juru parkir dibekali kartu parkir untuk dijual kepada masyarakat. Salah seorang juru parkir Jalan Otista, Agus, mengatakan dirinya tidak dibekali kartu parkir untuk dijual.

“Masayarakat juga tidak semua memiliki kartu parkir. Masih ada sebagian yang menggunakan uang tunai,” katanya.

Bahkan ada mesin parkir yang tidak bisa digunakan sejak awal karena error.

Ada juga juru parkir yang dibekali kartu parkir untuk dijual seperti Rohmat, juru parkir di yang juga di Jalan Otista.

Menurut Rohmat, lumayan banyak yang membeli kartu parkir darinya.

“Sehari ada sekitar 4 orang yang beli,” terangnya

Meski demikian, Rohmat sendiri memilih transaksi dengan menggunakan uang tunai.

“Kalau pakai tunai tidak ribet. Lagi pula masyarakat juga banyak yang belum bisa pakainya,” pungkasnya.

(mur)‎

loading...

Feeds

PKS: Oded Harus Jadi Bandung 1

DPD PKS Kota Bandung resmi menjadikan Wakil Walikota Bandung, Oded M Danial sebagai calon yang akan diusung pada Pilwalkot Bandung …