Dewan Minta Disdik Jabar Ajukan Anggaran Sosialisasi untuk Atasi Persoalan PPDB

Ketua Komisi V DPRD Jabar, Syamsul Bachri

Ketua Komisi V DPRD Jabar, Syamsul Bachri

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar mengakui ada permasalahan dalam pelaksanaan PPDB 2017.

Hal itu terungkap saat rapat kerja dengan Komisi V DPRD Jabar. Ketua Komisi V DPRD Jabar, Syamsul Bachri mengatakan, walaupun ada permasalahan tapi masih dalam koridor atau on the track. Syamsul juga memaklumi bila ada sebagian masyarakat merasa kurang puas.

“Itu sah-sah saja, karena keterbatasan waktu yang dimiliki oleh pihak Disdik Jabar.  Alih kelola SMA/SMK ke provinsi itu terhitung per Januari 2017, dimana Disdik harus menyelesaikan berbagai persoalan terkait alih kelola. Dalam waktu yang singkat Disdik juga harus mempersiapkan pelaksanaan PPDB 2017,” terang Syamsul usai rapt kerja dengan Disdik Jabar di ruang Komisi V DPRD Jabar, Kamis (13/4) lalu.

Ia menilai, kerja tim Disdik Jabar dalam mempersiapkan dan melaksanakan PPDB 2017 sudah cukup optimal, tapi masih terjadi persoalan. “Tentunya akan kami evaluasi untuk perbaikan PPDB kedepan. Untuk itu, perlu dilakukan regulasi,” tandas Syamsul.

Secara umum, lanjut Syamsul, Disdik Jabar sudah siap, tapi tentunya harus lebih baik lagi terutama penambahan sumber daya manusia (SDM). Lebih lanjut Syamsul juga menyayangkan, Disdik Jabar tidak menyiapkan anggaran untuk sosialisasi, sehingga masyarakat tidak paham aturan PPDB.

Untuk itu, Komisi V minta pihak Disdik Jabar untuk mengajukan anggaran sosialisasi, baik dalam APBD Perubahan 2017 maupun APBD murni 2018 mendatang.

“Anggaran sosialisasi kegiatan itu cukup penting agar masyarakat paham atas program yang dicanangkan oleh Disdik Jabar, terutama terkait PPDB,” tandasnya.

(mun)

loading...

Feeds