Musim Kemarau, Awas! Kebakaran

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com – Sama halnya dengan beberapa daerah lain, saat musim kemarau tiba bencana kebakaran kerap terjadi karena adanya hembusan angin kencang dibandingkan musim hujan. Sehingga percepatan api mudah menjalar.

Dinas Kebakaran (Diskar) Kabupaten Bandung menyebutkan, kasus kebakaran yang terjadi di Kabupaten Bandung relatif meningkat di musim kemarau. Untuk itu pihaknya mengantisipasi kemungkinan buruk tersebut.

Sepanjang Januari – Juli 2017 kasus kebakaran di Kabupaten terjadi hingga 93 kasus. Kejadian di bulan Januari sebanyak 21 kasus, Maret 14 kasus, April 18 kasus, Mei 15 kasus dan Juni 10 kasus.

“Di enam semester awal ini terjadi 93 kejadian kasus kebakaran. Apalagi saat musim panas nanti,” kata ‎Kepala Dinas (Kadis) Diskar Kabupaten Bandung, Kawaludin, saat dihubungi kemarin (13/7/2017).

Kawaludin membeberkan sejak Januari hingga Juli 2017 kerugian harta benda yang diakibatkan si jago merah di Kabupaten Bandung mencapai Rp26,2 miliar. Dengan rincian 45 rumah tinggal, 15 gudang pabrik/industri 11 ruko bengkel, 22 lahan ilalang.

Baca Juga:

Puncak Musim Kemarau 2017 Diprediksi Juli-Agustus

Terowongan Air Curug Jompong Diklaim Bakal Jadi Solusi Banjir Bandung Selatan

Peristiwa tersebut juga menelan korban jiwa, yaitu 3 orang korban tewas dan 8 orang korban luka ringan serta berat. Sementara aset yang berhasil diselamatkan mencapai Rp51.179.460.000.

Ia mengaku belum maksimal dalam memberikan pelayanan. Menurutnya, keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) dan kurangnya armada pemadam menjadi problema pihaknya.

Ditambah dengan luas wilayah Kabupaten Bandung seluas1.762 kilometer persegi, 8 armada tidak mampu menjangkau seluruhnya.

‎”Idealnya satu kecamatan memiliki satu pos dan satu mobil damkar, akibatnya respons time menuju lokasi selalu di atas 22 menit dari seharusnya hanya 15 menit,” ujarnya.

(kim)

loading...

Feeds