Aliansi Pergerakan Islam Pertanyakan Motif di Balik Kasus Penganiayaan Pakar ITB

Massa Aliansi Pergerakan Islam (API) berunjukrasa di depan Gedung Sate, Jumat (14/7/2017). FOTO: Atep Kurniawan

Massa Aliansi Pergerakan Islam (API) berunjukrasa di depan Gedung Sate, Jumat (14/7/2017). FOTO: Atep Kurniawan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sekitar 100 orang dari Aliansi Pergerakan Islam (API) berunjukrasa di depan Gedung Sate, Jumat (14/7/2017).

Mereka mendesak institusi Polri untuk mengungkap motif sebenarnya di balik kasus penganiayaan terhadap pakar IT ITB Hermansyah, oleh sekelompok orang.

Koordinator API Jabar, Asep Syaripudin mengatakan, kasus penganiayaan terhadap Hermansyah patut dipertanyakan.

Menurutnya sangat ganjil jika penganiayaan yang menjurus pada penghilangan nyawa alumni ITB dengan menggunakan senjata tajam itu hanya dipicu dengan sekedar senggolan kendaraan.

“Hermansyah dalam acara ILC (Indonesian Lawyers Club, tayangan sebuah tv swasta) dengan berani mengatakan secara tegas bahwa chatting antara ulama kita Habib Rizieq Shihab dengan Firza Husein, itu palsu,” papar Asep, dalam orasinya.

“Tapi kemudian Hermansyah secara sadis dianiaya oleh sekelompok orang, yang katanya hanya karena senggolan kendaraan. Logis tidak?”

Baca Juga:

Usai Bacok Pakar ITB Pelaku Kabur ke Bandung

Polisi Ringkus Dua Pelaku Penusukan Pakar ITB, Dua Lagi Masih Buron

Ternyata Ini Pekerjaan Pelaku Penusukan Pakar ITB. Bagaimana Peran Mereka?

Penusukan Pakar ITB, Polisi Buru Wanita Ini

Ia menengarai hal itu merupakan tindakan persekusi terhadap Firmansyah dari pihak yang ketakutan aibnya terbongkar atas fitnah terhadap Habib Rizieq Shihab melalui chating palsu.

Maka, Firmansyah harus dilindungi secara hukum melalui lembaga perlindungan saksi.

loading...

Feeds

Ratusan Guru Cimahi Akan Dirotasi

Tahun ini rotasi dan mutasi guru Sekolah Dasar (SD) di Cimahi akan segera dilaksanakan. Hal itu dilakukan karena Cimahi kekurangan …