Klarifikasi Grab: Tak Ada Demo, Beberapa Pengemudi Minta Penjelasan Perihal Insentif Lebaran

Ilustrasi. (infokomputer.grid.id)

Ilustrasi. (infokomputer.grid.id)

POJOKBANDUNG.com – Aksi unjuk rasa yang dilakukan pengemudi Grab Indonesia wilayah Kota Bandung dibantah oleh Managing Director Grab Indonesia‎, Ridzki Kramadibrata.

Menurut Ridzki, beberapa pengemudi yang datang hanya untuk meminta‎ penjelasan perihal insentif lebaran serta akun yang dinonaktifkan. (Baca: Demo Sopir Grab Ricuh, Wartawan Diusir)

“Pihak Grab Indonesia wilayah Bandung pun sudah menerimanya secara baik dan melakukan audiensi di dalam dengan perwakilan pengemudi,” ujarnya kepada Pojok Bandung, Selasa (11/7/2017).

Tidak ada pengusiran secara paksa, lanjutnya, ataupun kericuhan dari pengemudi maupun dengan pihak Grab.

‎”Yang namanya demo kan harus ada izin dari kepolisianya, sementara kemarin nggak ada. Selain itu, kami juga kaget kenapa ada banyak media yang datang kemarin padahal bukan demo,” bantahnya.

‎Perihal akun pengemudi Grab yang dinonaktifkan, banyak faktor yang terjadi seperti halnya adanya indikasi melakukan kecurangan dalam mengambil penumpang.

Ridzki mengaku sudah memberikan penjelasan sejak awal kepada mitra pengemudi jika berani melakukan kecurangan akan ada sanksi denda atau pemutusan kerja (penonaktifan akun).

“Seluruh mitra pengemudi kami memiliki sebuah blog yang dikhususkan untuk mencari tahu semua informasi perihal pekerjaan,” ujarnya.

Bahkan, lanjutnya, ada sebuah forum khusus bagi pengemudi yang ingin meminta penjelasan perihal insentif maupun akun yang dinonaktifkan.

loading...

Feeds