PKL Dayeuhkolot Dibiarkan Kuasai Trotoar

PKL Dayeuhkolot. FOTO: Kim/Radar Bandung

PKL Dayeuhkolot. FOTO: Kim/Radar Bandung

POJOKBANDUNG.com – Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) masih menjadi permasalahan di Kabupaten Bandung. Salah satunya PKL di sepanjang Jalan Raya Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

Kendati sempat direlokasi di lahan milik Yon Zipur. PKL tetap membandel untuk kembali berjualan di lahan yang memang tidak diperuntukkan.

Masih tetap menjamurnya PKL di sepanjang Jalan ini, mengakibatkan tingkat kesemerawutan kian  hari mengkhawatirkan, alhasil kemacetan  pun tak terhindarkan. Selain itu, trotoar  pun tidak bisa dinikmati pejalan kaki.

‎Camat Dayeuhkolot, Yiyin Sodikin mengatakan jika permasalahan PKL menjadi pekerjaan rumah yang tak kunjung terselesaikan. Saat ini pihaknya tengah merancang program penataan serta pendekatan dengan para pedagang.

“Saya sudah lakukan musyawarah dengan pedagang, kami benahi dan mereka pun sudah paham dan siap untuk dibenahi,” kata Yiyin saat dihubungi.

Baca Juga:

Di Bandung, Belanja Barang PKL di Kawasan Ini Bisa Kena Denda Sejuta

Jualan di Zona Merah Denda PKL Rp500 Ribu 

Awas! Belanja ke PKL di Zona Merah Bandung Bisa Kena Denda Satpol PP  

Menjamurnya PKL di wilayah jalan sekitaran Masjid As-Shofia diakui oleh Yiyin sebagai perusak keindahan Kecamatan Soreang.

Berdasarkan pantauan, PKL yang melebar hingga bahu jalan‎ kian parah karena ditambahnya angkutan kota (angkot) yang berhenti di sembarang tempat.

‎Tidak hanya permasalahan PKL yang menutupi sebagian trotoar pejalan kaki. Parkir liar pun disinyalir memperparah sepanjang Jalan Raya Dayeuhkolot, akibatnya setiap sore dan pagi hari masyarakat yang melintasi jalur tersebut kerap dibuat meradang.

“Kita akan benahi, termasuk untuk parkir di badan jalan. Kitapun akan koordinasi juga dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung,” janjinya.

loading...

Feeds