Kapolda Sebut Ada Penyimpangan dalam Proses Penerimaan Akpol

Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan

Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan

POJOKBANDUNG.com – Tim Saber Pungli Polda Jabar menangkap dua oknum anggotanya yang diduga terlibat percaloan penerimaan calon peserta taruna Akademi Kepolisian (Akpol).

Selain oknum anggota, seorang pegawai negeri sipil (PNS) dan seorang calo juga turut ditangkap.

Penangkapan tersebut buntut dari ricuhnya para orang tua Akpol yang mempersoalkan mekanisme penerimaan calon Akpol. Orang tua menuding sistem penerimaan yang memprioritaskan pada putra daerah.

Namun Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan membantah soal prioritas putra daerah tersebut. Menurutnya, hal itu cuma isu.

Baca Juga:

Mabes Polri Akui Penerimaan Calon Taruna Akpol di Polda Jabar Bermasalah

Mabes Polri Tindaklanjuti Protes Seleksi Calon Taruna Akpol di Polda Jabar

“Putra daerah itu jelas-jelas isu dan tidak ada buktinya,” ujar Kapolda di Mapolda Jabar, Senin (3/7/2017).

Ia menegaskan, tidak ada aturan terkait prioritas putra daerah. Mengenai waktu penerimaan calon Akpol di Polda Jabar yang memakan waktu lama, ia menjelaskan hal itu terjadi karena adanya penyimpangan atau percaloan.

“Jabar lama penerimaannya karena sejak awal banyak ditemukan penyimpangan,” tutur Kapolda.

Penyimpangan tersebut segera diatasi oleh Tim Saber Pungli dan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar.

loading...

Feeds

Panwas Butuh Bukti dari Duriat dan KPU

Hari pertama musyawarah penyelesaian sengketa bakal pasangan calon independen Dony Mulyana Kurnia dan Yayat Rustandi (Duriat), Panitia Pengawas Pemilu (Pawaslu) …

Aher Yakin Pilkada Jabar 2018 Aman

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher), yakin, penyelenggaraan Pilkada serentak 2018 di Jawa Barat akan terlaksana dengan aman, nyaman, tentram …