Pebalik Kejang-Kejang di Tengah Kemacetan Parah di Jalur Gentong

Kemacetan parah yang terjadi di Gentong pada arus balik Lebaran 2017. (Riana Setiawan)

Kemacetan parah yang terjadi di Gentong pada arus balik Lebaran 2017. (Riana Setiawan)

POJOKBANDUNG.com, TASIK – Salah seorang pebalik dari Pangandaran menuju Purwakarta, Ai Karnati (23) mengalami kejang-kejang di Jalur Gentong Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya tadi malam (29/6). Polisi langsung mengevakuasinya Puskesmas Ciawi supaya diberikan pertolongan medis.

Hal itu bermula ketika salah seorang pebalik mendatangi Pos Aju di Jalur Gentong dan melaporkan ada keluarganya yang sakit. Saat dicek kondisinya tengah kejang dan polisi meminta supaya perempuan tersebut dievakuasi. Ai langsung diangkut ke mobil ambulans yang disiagakan di Pos Aju dan dibawa ke Puskesmas Ciawi untuk mendapat pertolongan medis.

BACA JUGA:

H+4 Arus Balik Lebaran, Kemacetan Parah Terjadi di Jalur Gentong. Ini Penyebabnya

Dishub Jawa Barat Imbau Truk Beroperasi setelah H+7 Lebaran

Puncak Arus Balik di Lingkar Nagreg Diprediksi Terjadi Sabtu

Paman Ai, Karsa Barjo (52) mengatakan keponakannya sakit karena menahan kencing di tengah kemacetan. Padahal dirinya sudah memberikan waktu kepada semua kerabatnya untuk buang air kecil atau pun besar. “Dia sudah pengen kencing sejak keluar dari Pangandaran, tapi tanggung macet,” ungkapnya kepada Radar Tasikmalaya.

Mereka berangkat dari Pangandaran sekitar pukul 11.00 dan jam 19.00 baru sampai di Jalur Gentong. Sekitar pukul 20.00 Ai tiba-tiba kejang mengaku sakit di bagian bawah perutnya yang diduga karena lebih dari 6 jam menahan kencing. “Tiba-tiba kejang. Tangan saya dicengkram kuat sekali,” ungkapnya.

Ditanya soal adanya penyakit yang mungkin diderita Ai, Karsa mengatakan bahwa keponakannya dalam kondisi sehat. Dia pun tidak menyangka Ai akan mengalami hal tersebut. “Enggak ada riwayat penyakit, kalau sakit juga pasti enggak bakal dibawa,” terangnya.

loading...

Feeds