Mabes Polri Akui Penerimaan Calon Taruna Akpol di Polda Jabar Bermasalah

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com- PROSES penerimaan calon taruna Akademi Kepolisian (Akpol) telah selesai diseluruh tingkat Polda. Lantas dari seluruh polda yang menyelenggarakan seleksi, dipastikan Jawa Barat yang bermasalah prosesnya.

Hal itu buntut menyeruak di media sosial. (BACA: Mabes Polri Tindaklanjuti Protes Seleksi Calon Taruna Akpol di Polda Jabar)

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto menerangkan, dari puluhan Polda yang ada, memang hanya Polda Jabar yang bermasalah dan tengah diusut Propam Mabes Polri.

“Untuk polda lain enggak ada masalah. Sampai saat ini dari Sabang sampai Merauke, kecuali Polda Jawa Barat, sistem penerimaan siswa sudah berjalan sesuai dengan ketentuan,” ucap Rikwanto di Mabes Polri, Jumat (30/6).

Diketahui kisruh penerimaan Akpol 2017 di Polda Jawa Barat muncul setelah video kekecewaan orangtua calon taruna beredar. Dalam penerimaan Akpol tersebut, ada kebijakan Polda Jawa Barat yang memprioritaskan kesukuan.

Menurut jenderal bintang satu ini, Polri tidak pernah memberlakukan penerimaan Akpol berdasarkan kesukuan. Hanya ada ketetapan local boy for local job atau local police.

Dia menerangkan, kebijakan itu tidak ditujukan untuk penerimaan Akpol, namun untuk bintara. Aturan tersebut yakni seseorang warga atau calon yang tinggal di daerah sudah selama setahun, itu sudah masuk dalam local boy.

“Di mabes ketentuan sudah dibuat. Di-share ke tiap polda dan jadi pedoman. Selama berpedoman ke hal tersebut enggak ada masalah. Kecuali di Polda Jawa Barat,” tukas dia.

(elf/jpg/pojokbandung)

loading...

Feeds