Gerindra: Kami Tidak Ingin Orang yang Kami Usung Mengkhianati Partai

DPC Partai Gerindra Kota Bandung. Foto: Murwani/Radar Bandung

DPC Partai Gerindra Kota Bandung. Foto: Murwani/Radar Bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – DPC Partai Gerindra Kota Bandung mengisyaratkan Calon Wali Kota/Wakil Wali Kota Bandung yang diusungnya harus kader partai.

“Belajar dari pengalaman periode sebelumnya, kami tidak ingin orang yang kami usung mengkhianati partai,” ujar Ketua Tim Penjaringan Wali Kota/Wakil Wali Kota Bandung, Hasan Fauzi, kepada wartawan, Jumat (30/6/2017).

Lelaki yang akrab Oji ini mengatakan, walaupun ada yang mendaftar untuk calon wali kota bukan dari kader, namun ketika mengembalikan formulir, mereka harus menjadi kader.

Baca Juga:

Nurul Arifin Siap Melenggang di Pilwalkot Bandung

Pilwalkot Bandung: PDIP Buka Peluang Koalisi dengan Partai Lain

“Itu menjadi syarat dari kami. Agar kami bisa menitipkan kepentingan partai dengan leluasa,” tambahnya.

Pengambilan formulir untuk calon Wali kota/Wakil Wali Kota Bandung partai Gerindra sendiri sudah dimulai sejak 1 Juni-30 Juni. Untuk kemudian dilakukan fit and proper test, psikotes dan survei.

“Nantinya, semua akan mendapat skor, beserta hasil survei nanti, akan dikirim ke DPP,” katanya.

Untuk calon yang merupakan kader, akan mendapat skor lebih banyak. Sehingga mendapat catatan khusus dari DPP.

Beberapa nama yang sudah mengambil formulir adalah Ketua Fraksi Partai Geridra DPRD Kota Bandung Arif Hamid; Akadmisi Arfi Rafnialdi, Ketua Kadin Kota Bandung Iwa Garniwa.

Lalu, Kader Partai Gerindra Rizki Wijayaan; Wakil Ketua 1 DPRD Kota Bandung Deni Wahyudin; Ketua REI Kota Bandung Yana Mulyana.

loading...

Feeds