Di Bandung, Belanja Barang PKL di Kawasan Ini Bisa Kena Denda Sejuta

ilustrasi

ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pasca Idul Fitri 2017, Satpol PP Kota Bandung semakin tegas menyikapi pedagang kaki lima yang dianggap membandel dengan berjualan di zona terlarang.

Satpol PP kembali mengingatkan, sanksi pelanggaran bukan saja bisa menjerat para PKL, namun juga pembelinya. Sanksi denda Rp 1 juta pun siap dikenakan kepada pembeli yang kedapatan belanja di PKL di zona merah, karena  aktivitasnya dianggap menyalahi aturan Pemkot Bandung.

BACA JUGA:

Berharap Berkah Lebaran, PKL Musiman Jualan di Zona Merah Bandung

Ramadan, PKL Kota Bandung Naik 40 Persen

Jualan di Zona Merah Denda PKL Rp500 Ribu

Kasatpol PP Kota Bandung, Dadang Iriana mengungkapkan, sanksi sesuai Perda Kota Bandung yang disetarakan. Tujuannya, untuk menekan jumlah PKL. “Denda berlaku bagi PKL maupun pembeli. Sebab, jika tidak ada konsumen PKL tidak akan menjamur, begitu juga sebaliknya,” ucap Dadang saat dihubungi, Jumat (30/6).

Dadang menyebut, dibeberapa titik seperti kawasan Alun-alun, Kosambi, Cicaheum, Ujungberung dan Cihapit merupakan area zona merah bagi PKL. Namun, tempat-tempat itu kini justru kembali marak ditempati pedagang, khususnya PKL dadakan.

“Apalagi di kawasan Jalan Trunojoyo dan Diponegoro sudah banyak PKL pakai mobil,” ujarnya.

Dengan mengerahkan 360 anggotanya, Satpol PP dibantu 500 anggota Linmas, kata Dadang, secara berkala melakukan penyisiran kesejumlah titik untuk melakukan penertiban. “Insya Allah Minggu depan kami mulai ke lapangan. Tidak ada basa-basi, kami langsung tertibkan. Khusus untuk PKL mobil kami sudah berkoordinasi dengan Dishub Kota Bandung untuk melakukan penggembokan,” tuturnya.

loading...

Feeds