Arus Balik, Waspadai Titik Rawan Macet di Jalur Nagreg

Kemacetan panjang yang terjadi di Jalur Nagreg, Kab Bandung, Jumat (23/6). Pada H-2 Idulfitri 1438 H volume kendaraat pemudik terus mengalami peningkatan. Pemudik di imbau untuk menggunakan ruas jalan alternatif.  (Riana Setiawan)

Kemacetan panjang yang terjadi di Jalur Nagreg, Kab Bandung, Jumat (23/6). Pada H-2 Idulfitri 1438 H volume kendaraat pemudik terus mengalami peningkatan. Pemudik di imbau untuk menggunakan ruas jalan alternatif. (Riana Setiawan)

POJOKBANDUNG.com, NAGREG – D‎inas Perhubungan (Dishub) Kab Bandung memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2017 akan terjadi pada H+5 atau Sabtu, 1 Juli 2017‎.  Hal tersebut dikarenakan cuti lebaran 1438 H akan berakhir hingga 3 Juli 2017.

Koordinator Posko Induk Nagreg, Isnuri Winarko memprediksi arus balik lebaran 2017 berbeda dengan tahun lalu. Hal itu dikarenakan muncul beberapa jalur baru dan pengetahuan para mudik tentang informasi arus balik meningkat setiap tahunnya.

BACA JUGA:

Puncak Arus Balik di Lingkar Nagreg Diprediksi Terjadi Sabtu

H+4 Arus Balik Lebaran, Kemacetan Parah Terjadi di Jalur Gentong. Ini Penyebabnya

Dishub Jawa Barat Imbau Truk Beroperasi setelah H+7 Lebaran

“Tahun lalu volume kendaraan hingga ‎128.307, tapi tahun diperkirakan mengalami penurunan hingga 100.000 saja,” ujarnya.

Ia pun mengkhawatirkan saat puncak arus balik akan terjadi hambatan di beberapa titik sepanjang Jalur Nagreg- Cileunyi. Seperti banjir di Jalan Raya Bandung- Garut (Kahatex), kios oleh-oleh Nagreg, pengendara yang melawan arus dan keluar masuk kendaraan di seluruh wilayah tersebut.

“Selain banjir di Kahatex, kios oleh-oleh dan SPBU akan menjadi hambatan. Hal itu dikarenakan pemudik memanfaatkan untuk sekedar beristirahat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Bandung, AKP Dony E Wicaksono, mengatakan kepadatan arus balik mulai terlihat sejak H+4 kemarin, dan diprediksi puncaknya terjadi pada H+5.

loading...

Feeds