Taman Alun-alun Bandung Jadi Sorotan Pasca-Idul Fitri, Kenapa?

Instagram

Instagram

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Kepala Bagian Humas Kota Bandung, Yayan A. Brillyana mengimbau kepada wisatawan yang berkunjung ke Alun-alun Bandung agar bisa menjaga kebersihan.

“Saya mengimbau agar sampah bekas makanan atau apapapun agar dibuang ke tempat sampah. Pemkot Bandung sudah menyiapkannya,” ungkap Yayan di Balikota, Kamis (29/6).

BACA: Marah Bandung Dikotori Wisatawan, Ridwan Kamil: Malu Lah dengan Semangat Ramadhan Kemarin

Pihaknya menekankan, siapapun yang membuang sampah sembarangan melanggar Perda No 11/2005 tentang Penyelenggaraan Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan (K3). Aturan itu adalah perubahan atas peraturan sebelumnya, Perda No. 3/2005.

“Tim patroli pengawas kebersihan PDK dan Satpol PP tidak segan memberikan denda paksa bagi yang membuang sampah sembarangan,” jelasnya.

Untuk para pendatang yang membawa kendaraan roda empat, ia mengimbau membawa tempat sampah di mobil, sehingga tak membuang sampah sembarangan atau ke jalan.

Ia juga mengimbau masyarakat atau wisatawan tak membeli barang atau makanan di tempat-tempat yang dilarang karena melanggar Perda Kota Bandung No. 4/2011 tentang Pembinaan dan Penataan PKL.

“Apabila membeli sesuatu di daerah yang dilarang, pembeli dapat dikenakan sanksi berupa denda Rp 1 juta,” jelasnya.

Selain itu pihaknya juga menegaskan, agar pengunjung tidak makan di lapang Alun-alun Bandung. Sebab, kata dia, tempat untuk makan telah disediakan di pinggir sekitar lapang Alun-alun berupa meja.

“Saya sangat meminta kepada pengunjung agar sama-sama menjaga kebersihan Alun-alun yang kita banggakan ini, dengan tidak mengotorinya. Kalau mau makan silakan di pinggirnya karena sudah kita siapkan tempatnya,” pungkasnya.

(elg)

loading...

Feeds